Kunjungi Korban Kebakaran di Canggu, Parosil Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Parosil serahkan bantuan dan ingatkan warga waspada kebakaran serta cuaca ekstrem-Foto dok.-
LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana saat meninjau langsung rumah warga yang terdampak kebakaran di Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak, Jumat (16 Januari 2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana.
Peristiwa kebakaran itu menghanguskan rumah panggung milik Abdul Jalal pada Kamis (8 Januari 2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Rumah berbahan kayu semi tembok tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik, sehingga tidak dapat diselamatkan.
BACA JUGA:Pasutri Pelaku Curat di Abung Tengah Dibekuk Tim Tekab 308 Polres Lampung Utara
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Parosil didampingi Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, camat, peratin, serta unsur pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain melihat langsung kondisi rumah korban, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan rumah tangga, dan pakaian layak pakai.
Bantuan tersebut bersumber dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat serta donasi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.
Parosil menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kejadian tersebut. Atas nama Pemerintah Daerah, ia menyampaikan duka dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan.
BACA JUGA:Apple Watch Ultra 2, Smartwatch Premium dengan Fitur Lengkap untuk Aktivitas Luar Ruangan
Menurutnya, musibah kebakaran bukan hanya cobaan bagi korban, tetapi juga menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kewaspadaan tidak hanya diperlukan terhadap risiko kebakaran, tetapi juga berbagai potensi bencana lain seperti longsor, banjir, dan bencana alam akibat cuaca ekstrem.
Perubahan iklim, kata Parosil, telah meningkatkan risiko bencana yang ditandai dengan hujan lebat, angin kencang, serta kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi.
Oleh karena itu, Parosil meminta seluruh unsur masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat peran di tingkat lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




