Asal Usul dan Keunikan Tari Ronggeng Blantek Betawi

Kamis 04-12-2025,14:08 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Struktur Gerakan Tari Ronggeng Blantek

Gerakan dalam Tari Ronggeng Blantek memiliki struktur yang jelas dan tersusun rapi. Secara umum, gerakannya dibagi menjadi tiga bagian besar:

1. Bagian Pembuka (Pendahuluan)

Pada bagian pembuka, penari menampilkan gerakan lemah gemulai dengan ritme yang lebih santai. Gerakannya halus, menggambarkan sikap sopan dan anggun khas perempuan Betawi. Bagian ini bertujuan memberi kesan awal yang ramah sekaligus memperkenalkan karakter tarian.

BACA JUGA:Deureuham: Mata Uang Emas Tertua dari Kerajaan Samudera Pasai

2. Bagian Isi

Tempo musik bertambah cepat dan gerakan berubah menjadi lebih enerjik. Para penari memperlihatkan keluwesan tubuh, permainan selendang, serta gerakan tangan dan kaki yang dinamis. Ritme yang hidup menggambarkan suasana riang dan ceria, sesuai karakter masyarakat Betawi yang ekspresif.

3. Bagian Penutup

Pada bagian akhir, tarian mencapai klimaks dengan memasukkan beberapa gerakan silat Betawi. Unsur bela diri ini membuat penutup lebih kuat dan menarik, sekaligus mencerminkan identitas budaya Betawi yang kental dengan tradisi pencak silat.

BACA JUGA:Tari Zippin Pesisiran: Kesenian Islami dari Demak yang Berakar dari Dakwah Sunan Kalijaga

Kostum Tari Ronggeng Blantek

Kostum yang digunakan memiliki ciri khas unik dan menjadi daya tarik pertunjukan.

Warna dan Desain Kostum

Didominasi warna cerah seperti merah, oranye, atau hijau, mencerminkan keceriaan dan energi penari. Desain asimetri memberi kesan “nyeleneh” sesuai karakter humor tarian.

BACA JUGA:Grebeg Besar Demak: Tradisi Islam–Budaya yang Tetap Hidup di Tanah Wali

Selendang

Kategori :