Cara Penyajian Gudeg Ceker
Gudeg ceker biasanya disajikan sebagai menu sarapan atau makan malam. Penyajiannya tidak kalah lengkap dari gudeg klasik. Biasanya terdiri dari:
- Gudeg nangka muda
- Ceker ayam yang empuk
- Sambal krecek yang pedas gurih
- Telur pindang atau tahu tempe bacem
- Nasi hangat atau kadang-kadang bubur nasi
Perpaduan rasa manis dari gudeg, pedas gurihnya krecek, dan tekstur ceker yang lembut menjadikan hidangan ini punya penggemar setia.
BACA JUGA:Nikmatnya Sup Senerek, Kuliner Klasik Magelang yang Tetap Melegenda
Kelezatan dan Daya Tarik Gudeg Ceker
Keistimewaan gudeg ceker bukan hanya pada rasanya, tetapi juga pada cara menikmatinya. Banyak orang menyukai sensasi menyedot tulang ceker yang lembut, serta rasa gurih yang meresap dari bumbu santan dan rempah.
Hidangan ini juga dianggap lebih "ringan" karena menggunakan bagian ayam yang tidak terlalu berlemak.
Gudeg ceker juga menjadi pilihan populer bagi wisatawan yang ingin mencicipi sesuatu yang berbeda dari gudeg ayam atau gudeg kering. Warung-warung di Yogyakarta, terutama yang buka malam hari, sering menjadikan gudeg ceker sebagai menu andalan.(*)