• Melakukan pemeriksaan lanjutan
Dokter mungkin akan meminta tes darah tambahan, kultur darah, urine, atau pemeriksaan fisik untuk mencari sumber infeksi.
BACA JUGA:Obat Muntaber Anak yang Aman dan Ampuh: Panduan Lengkap bagi Orang Tua
• Pemberian antibiotik jika terbukti ada infeksi bakteri
Obat diberikan sesuai resep dan harus dikonsumsi sampai habis untuk memastikan infeksi benar-benar hilang.
• Perawatan pendukung di rumah
Menjaga bayi tetap terhidrasi, memberi ASI atau susu formula secara teratur, memastikan bayi cukup istirahat, serta memberikan obat penurun panas jika diperlukan. Semua tindakan ini harus sesuai arahan dokter.
BACA JUGA:Ciri Anak yang Mengalami Sesak Napas dan Perlu Diwaspadai Orang Tua
• Pemantauan berkala
Bayi mungkin diminta kembali kontrol beberapa hari kemudian untuk memastikan kadar leukosit menurun dan kondisi tubuh membaik.
• Penanganan khusus jika ditemukan kondisi medis serius
Pada kasus yang lebih jarang, bila penyebabnya terkait gangguan sumsum tulang atau penyakit tertentu, dokter akan menentukan terapi yang lebih intensif dan terarah.
BACA JUGA:Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Kamu Ketahui
Kapan Orang Tua Perlu Segera Membawa Bayi ke Dokter?
Segera cari bantuan medis jika bayi menunjukkan:
- Demam tinggi berkepanjangan
- Tampak sangat lemah atau tidak mau menyusu
- Muntah terus-menerus
- Napas cepat, terengah, atau tampak kesulitan bernapas
- Gejala yang memburuk dalam waktu singkat