MEDIALAMPUNG.CO.ID – Leukosit atau sel darah putih adalah komponen penting dalam sistem pertahanan tubuh. Perannya memastikan tubuh mampu melawan berbagai ancaman seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit.
Pada bayi, kadar leukosit memang cenderung fluktuatif karena sistem imun mereka masih berkembang dan belajar mengenali lingkungan.
Meski begitu, jika jumlah leukosit meningkat jauh di atas batas normal, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.
Peningkatan tersebut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang menghadapi gangguan kesehatan tertentu.
BACA JUGA:Tanda Handbody Lotion Tidak Cocok untuk Kulit yang Perlu Kamu Ketahui
Apa yang Dimaksud dengan Leukosit Tinggi pada Bayi?
Leukosit tinggi atau leukositosis adalah kondisi ketika jumlah sel darah putih berada di atas kisaran normal untuk usia bayi.
Bayi baru lahir umumnya memiliki kadar leukosit yang lebih tinggi dibanding anak dan orang dewasa, tetapi tetap ada angka patokan medis yang menjadi acuan.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka yang melonjak signifikan, berarti tubuh bayi sedang bereaksi terhadap sesuatu, entah itu infeksi, peradangan, atau kondisi medis lain yang membutuhkan penanganan.
BACA JUGA:Cara Mengatasi Leher Sakit Saat Menoleh yang Efektif dan Aman
Penyebab Leukosit Tinggi pada Bayi
Peningkatan leukosit bisa terjadi karena berbagai faktor. Beberapa penyebab yang paling umum di antaranya:
• Infeksi bakteri atau virus
Infeksi adalah penyebab paling sering. Bisa berupa infeksi pada saluran pernapasan, radang telinga, infeksi saluran kemih, atau infeksi kulit. Ketika tubuh mendeteksi ancaman, produksi sel darah putih meningkat sebagai benteng pertama pertahanan.
BACA JUGA:Benarkah Bawang Merah Bisa Obati Demam pada Anak? Ini Faktanya