Ramadan
Pelantikan Kajari

Pantau Kondisi Jalan Saat Mudik, Polda Lampung Hadirkan Aplikasi Siger Presisi

Pantau Kondisi Jalan Saat Mudik, Polda Lampung Hadirkan Aplikasi Siger Presisi

Siger Presisi Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kepolisian Daerah Lampung meluncurkan aplikasi Siger Presisi Lampung sebagai sarana bagi masyarakat untuk memantau kondisi jalur mudik menjelang Lebaran 2026.

Melalui aplikasi yang dapat diakses lewat telepon seluler, para pemudik dapat melihat situasi lalu lintas secara langsung, termasuk memantau rekaman CCTV di sejumlah titik jalur utama di Provinsi Lampung.

Aplikasi tersebut diperkenalkan langsung oleh Kapolda Lampung, Helfi Assegaf di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung pada Senin 9 Maret 2025 lalu.

Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari upaya pengamanan arus mudik dan arus balik dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar jajaran Polda Lampung.

BACA JUGA:Nyaris Diamuk Massa, Pelaku Curanmor Ditangkap Warga di Sukabumi

Direktur Lalu Lintas Polda Lampung, Nicolas Dedy Arifianto mengatakan aplikasi tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.

Menurutnya, melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara langsung sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang lebih aman dan menghindari kemacetan.

“Dengan aplikasi ini masyarakat dapat melihat kondisi lalu lintas secara langsung sebelum melintas di jalur tertentu, sehingga pemudik bisa memilih rute yang lebih aman dan tidak terjebak kemacetan,” ujarnya.

Selain melalui aplikasi ponsel, masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas melalui situs sigerlampung.com yang menyediakan informasi situasi kendaraan di sejumlah ruas jalan utama secara real-time. 

BACA JUGA:Aturan Baru Bupati Egi: Warga Lamsel Wajib Pilah Sampah Mulai 2026

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari menjelaskan bahwa aplikasi Siger Presisi Lampung merupakan inovasi layanan berbasis teknologi untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi perjalanan.

Ia menyebutkan, aplikasi tersebut menyediakan berbagai fitur seperti akses kamera CCTV jalan hingga informasi tingkat kepadatan lalu lintas yang diperbarui secara berkala.

Selain membantu masyarakat, sistem monitoring yang terintegrasi dalam aplikasi ini juga mempermudah petugas dalam memantau situasi di lapangan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

“Dengan sistem monitoring yang terintegrasi, perkembangan situasi di lapangan bisa diketahui lebih cepat, baik oleh petugas maupun masyarakat yang akan melakukan perjalanan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: