Jika lemak di mata sudah menebal, menonjol, atau mengganggu penglihatan, maka pengobatan alami mungkin tidak cukup. Dalam kondisi tersebut, tindakan medis bisa menjadi solusi terbaik.
1. Elektrokauter
Prosedur ini menggunakan energi listrik bertegangan rendah untuk membakar jaringan lemak secara terkendali. Prosesnya cepat, hasilnya langsung terlihat, dan efek sampingnya minimal. Namun, perawatan pascatindakan tetap diperlukan untuk mencegah luka atau bekas.
BACA JUGA:Cuka Apel untuk Jerawat: Manfaat, Cara Pemakaian, dan Risiko yang Wajib Diketahui
2. Terapi Laser CO₂
Laser digunakan untuk menguapkan jaringan lemak tanpa menyebabkan perdarahan. Tidak memerlukan sayatan besar, minim rasa sakit, dan waktu pemulihan singkat. Cocok untuk xanthelasma kecil hingga sedang.
3. Eksisi Bedah (Pembedahan Minor)
Untuk kasus yang lebih parah, dokter akan melakukan sayatan kecil untuk mengangkat lemak secara langsung. Hasilnya permanen, tetapi mungkin meninggalkan bekas luka halus yang akan memudar seiring waktu.
BACA JUGA:Fakta di Balik Klaim Air Kelapa Dapat Menghancurkan Batu Empedu
4. Cryotherapy (Terapi Beku)
Dalam prosedur ini, lemak dibekukan menggunakan nitrogen cair hingga jaringan tersebut mati dan mengelupas secara alami. Efektif, tetapi dapat menimbulkan iritasi ringan atau kemerahan sementara.
5. Obat Topikal
Dokter mungkin akan meresepkan krim seperti asam trikloroasetat (TCA) atau asam retinoat untuk melarutkan lapisan lemak tipis di kulit. Prosedur ini harus dilakukan di bawah pengawasan medis karena bahan kimianya cukup kuat.
BACA JUGA:Detak Jantung Normal pada Orang Dewasa dan Faktor yang Dapat Memengaruhinya
Cara Mencegah Lemak di Mata Muncul Kembali
Setelah pengobatan, langkah pencegahan menjadi hal penting agar xanthelasma tidak kambuh. Berikut tips yang bisa diterapkan:
- Periksa kadar kolesterol dan gula darah secara rutin.
- Kurangi konsumsi makanan berlemak dan tinggi gula.
- Hindari rokok dan alkohol.
- Pertahankan berat badan ideal dengan olahraga teratur.
- Tidur cukup dan kelola stres dengan baik.