Minyak atsiri daun bandotan bekerja efektif melawan mikroba penyebab penyakit, termasuk infeksi kulit dan jamur.
BACA JUGA:Fantastis! Sekali Endorse, Tarif Erika Carlina Setara Apartemen Mewah di SCBD
5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Senyawa bioaktif dalam daun bandotan mampu menstimulasi sistem imun, sehingga tubuh lebih kuat melawan penyakit.
BACA JUGA:RSUD Abdul Moeloek Genjot Transformasi Menuju Layanan Berstandar Internasional
Cara Menggunakan Daun Bandotan
• Obat luka atau infeksi kulit
Tumbuk daun segar hingga halus, lalu tempelkan pada luka atau area kulit bermasalah. Balut dengan kain bersih, ulangi hingga sembuh.
BACA JUGA:Lampung Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi, Serapan Masih Rendah
• Rebusan untuk masalah pencernaan
Rebus 5–7 lembar daun dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum setelah dingin untuk membantu meredakan diare atau perut kembung.
• Kompres peradangan dan nyeri
Daun bandotan yang ditumbuk bisa digunakan sebagai kompres hangat pada bagian tubuh yang bengkak atau nyeri, seperti lutut atau otot tegang.
BACA JUGA:Nikita Mirzani Gugat Lagi Reza Gladys, Tuntut Rp114 Miliar dan Minta Aset Disita
Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski kaya manfaat, penggunaannya harus bijak. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek toksik karena kandungan alkaloid.
Wanita hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi daun bandotan karena belum terbukti aman. Untuk kondisi medis serius, tetap konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Daun bandotan adalah contoh nyata bahwa tanaman liar bisa menyimpan khasiat luar biasa. Dengan penggunaan yang tepat, bandotan dapat menjadi alternatif herbal alami untuk menjaga kesehatan tubuh.