BACA JUGA:Basement Pemkab Pesisir Barat Masih Tergenang, Dua Kendaraan Berhasil Dievakuasi
Ia menuturkan wilayah rawan banjir yang menjadi fokus pengawasan antara lain Kecamatan Sukau, Bandar Negeri Suoh (BNS), Suoh, Kebun Tebu, dan Gedung Surian, wilayah rawan longsor yang mendapat perhatian meliputi Kecamatan Balik Bukit, Belalau, Batu Ketulis, dan Pagardewa, mengingat lereng bukit di kawasan ini rawan runtuh saat hujan deras.
Padang Priyo Utomo menambahkan, himbauan dan status siaga 1 ini berlaku selama tujuh hari kedepan agar masyarakat dan petugas selalu siap menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem.
Selain itu ia juga menekankan, asesmen lapangan akan dilakukan besok di Pekon Sumber Agung untuk menentukan langkah cepat sesuai arahan Bupati Lampung Barat, langkah antisipasi yang akan dilakukan mencakup koordinasi dengan aparat desa, penyiapan jalur evakuasi, dan penentuan lokasi aman bagi warga terdampak banjir maupun longsor.
Mengakhiri pernyataannya pihaknya mengingatkan pentingnya komunikasi yang lancar antara warga dan petugas agar laporan kondisi darurat dapat segera ditindaklanjuti. Dengan penetapan siaga 1 selama tujuh hari ini, BPBD menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan warga dan meminimalisir kerugian akibat anomali cuaca ekstrem.