Selain rumah adat, TMII juga menjadi rumah bagi berbagai museum tematik. Museum Transportasi misalnya, memperlihatkan perkembangan sarana transportasi di Indonesia dari masa ke masa.
Ada pula Museum Indonesia yang menyimpan koleksi benda bersejarah, karya seni, dan dokumentasi perjalanan bangsa.
Pengunjung yang tertarik pada pusaka tradisional dapat menjelajahi Museum Pusaka, sementara pecinta satwa bisa berkunjung ke Taman Burung.
Di sana, aneka jenis burung dari berbagai penjuru Indonesia beterbangan bebas dalam kubah raksasa, menghadirkan sensasi seperti berada di habitat aslinya.
BACA JUGA:Benteng Rotterdam: Warisan Megah Makassar yang Penuh Sejarah
Tak ketinggalan, TMII juga memiliki taman tematik seperti Taman Anggrek dan Taman Melati yang menampilkan pesona flora Nusantara.
TMII bukan sekadar tempat hiburan, melainkan juga pusat edukasi budaya.
Setiap pengunjung dapat belajar mengenai sejarah, seni, dan tradisi melalui pameran, pertunjukan, maupun festival yang kerap digelar.
Anak-anak sekolah sering diajak berkunjung ke sini sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.
BACA JUGA:Danau Kaolin Belitung, Destinasi Wisata dari Jejak Tambang
Keluarga yang datang bersama anak-anak pun mendapat pengalaman menyenangkan.
Wahana rekreasi modern berpadu dengan nilai edukatif, sehingga wisata menjadi lebih bermakna.
Dari naik kereta gantung yang memperlihatkan panorama taman dari ketinggian, hingga menyaksikan film edukasi di Teater Keong Mas, semuanya memberi kesan mendalam.
Sejak diresmikan, TMII menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat. Lokasinya yang strategis di ibu kota membuat taman ini mudah dijangkau.
BACA JUGA:Rahasia Membuat Tahu Isi Tetap Renyah Meski Sudah Dingin, Cukup Tambahkan Satu Bahan Saja
Wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta biasanya menempatkan TMII dalam daftar kunjungan mereka, sebab dalam satu kawasan bisa ditemukan “miniatur Indonesia” yang luas dan lengkap.