Danau Sentarum, Pesona Musiman di Pedalaman Kalimantan

Sabtu 30-08-2025,14:28 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Selain sebagai destinasi wisata, Danau Sentarum memiliki nilai penting dalam konservasi lingkungan. 

Kawasan ini telah ditetapkan sebagai salah satu situs Ramsar, yakni lahan basah internasional yang dilindungi karena nilai ekologisnya. 

Status ini menegaskan bahwa danau tersebut tidak hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi global dalam menjaga keseimbangan alam.

BACA JUGA:Speaker Bluetooth EarFun Uboom L, Bass Bertenaga Harga Gak Sampai Sejuta

Di sekitar danau, hidup lebih dari 200 jenis ikan air tawar. Salah satunya adalah arwana merah, ikan hias langka yang bernilai tinggi dan menjadi kebanggaan Kalimantan. 

Keberadaan beragam ikan ini menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat lokal yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.

Selain itu, Danau Sentarum juga menjadi habitat bagi satwa endemik Kalimantan, seperti orangutan, bekantan, hingga beragam burung migran yang datang setiap tahun. 

Kekayaan flora dan fauna inilah yang menjadikan kawasan ini sebagai laboratorium alam yang tidak ternilai harganya.

BACA JUGA:Dead Rails Roblox: Update Terbaru, Event Musiman, dan Fitur Spektakuler 2025

Dua Wajah Wisata

Daya tarik Danau Sentarum semakin kuat karena menawarkan pengalaman wisata berbeda di setiap musim. Saat musim hujan, wisatawan bisa menikmati sensasi berperahu menyusuri hamparan air, mengunjungi pulau-pulau kecil, atau sekadar merasakan hembusan angin di tengah danau.

Namun ketika musim kemarau tiba, kawasan ini menampilkan wajah lain. Permukaan air yang surut menyisakan daratan luas yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki. 

Hamparan rumput dan pepohonan menciptakan kontras yang unik, sehingga setiap waktu kunjungan memberikan kesan berbeda.

BACA JUGA:Klaim Saldo DANA Kaget 30 Agustus 2025! Trik Cepat dan Aman

Harmoni dengan Masyarakat Lokal

Selain keindahan alam, daya tarik Danau Sentarum juga terletak pada kehidupan masyarakat sekitar. Sebagian besar penduduk menggantungkan hidup dari hasil tangkapan ikan, sekaligus tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Tradisi dan kearifan lokal menjadi bagian dari identitas kawasan ini.

Kategori :