Transformasi alamiah tersebut membuat Danau Sentarum sering dijuluki “gentong raksasa”. Fungsinya sangat vital bagi Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.
Ketika kemarau, air dari Danau Sentarum mengalir ke Kapuas untuk menjaga keseimbangan aliran.
Sebaliknya, saat musim hujan, danau ini berperan sebagai penampung air hujan dan pencegah banjir.
Siklus itu menjadikan kawasan ini salah satu ekosistem air tawar paling penting di nusantara.
BACA JUGA:BYD M9 Siap Tantang Toyota Voxy dan Honda STEP WGN
Panorama yang Menawan
Keindahan Danau Sentarum tidak hanya tampak dari perubahannya setiap musim, tetapi juga dari suasana yang tercipta di dalamnya.
Saat matahari terbenam, langit jingga yang memantul di permukaan air menghadirkan pemandangan magis.
Siluet pepohonan dan perahu nelayan yang melintas membuat siapa pun terpesona.
BACA JUGA:Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Rp 392.000 dari Aplikasi Fish Master
Bagi pecinta fotografi, momen senja di kawasan ini menjadi incaran utama.
Ketika berada di sini, wisatawan akan merasakan harmoni yang sulit ditemukan di tempat lain.
Suasana sunyi, udara segar, dan suara burung yang berkicau di sela pepohonan menciptakan ketenangan yang menyatu dengan alam.
Danau Sentarum bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyuguhkan pengalaman batiniah yang mendalam.
BACA JUGA:Tabel Pinjaman KUR BRI 2025 Plafon Rp100 Juta Syarat dan Cara Pengajuan Lengkap
Laboratorium Alam Dunia