Menko Pangan Zulkifli Hasan Puji KDMP Way Urang, Dinilai Terbaik Se-Indonesia

Sabtu 09-08-2025,16:23 WIB
Reporter : Budi Setiawan
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Sabtu, 9 Agustus 2025, menjadi momen penting bagi masyarakat Lampung Selatan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dan memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.

Dalam kunjungannya yang didampingi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Zulkifli Hasan menilai KDMP Way Urang sebagai koperasi terbaik se-Indonesia dalam hal pengelolaan dan pelayanan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa koperasi desa mampu menjadi ujung tombak peningkatan kesejahteraan masyarakat bila dikelola secara profesional.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa KDMP Way Urang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat layanan terpadu. Layanan yang dapat diperluas mencakup penyediaan gas elpiji, agen pupuk, penyalur sembako, hingga fasilitas kesehatan berupa klinik. Ia juga berencana menambah sarana pendukung berupa cold storage dan satu unit truk distribusi guna memperkuat mobilisasi produk, khususnya hasil perikanan.

“Dengan sistem distribusi langsung dari pusat, masyarakat bisa mendapatkan gas elpiji, pupuk, beras, dan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Zulkifli Hasan.

Selain fasilitas, Zulkifli menjelaskan bahwa pemerintah akan memperkuat koperasi dengan menempatkan tiga tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di setiap KDMP. Salah satunya adalah tenaga bidan yang saat ini bertugas di apotek KDMP Way Urang, yang rencananya akan diangkat menjadi PPPK. Skema ini nantinya berlaku secara nasional agar pelayanan koperasi semakin optimal.

Terkait pengelolaan, Zulkifli menyampaikan bahwa sistem keuangan koperasi tidak mengenal gaji tetap bagi pengurus. Sebaliknya, keuntungan yang diperoleh dibagi secara proporsional dengan komposisi 20 persen untuk desa, 30 persen untuk kebutuhan lain, dan 50 persen dialokasikan sebagai tambahan modal usaha.

“Keuntungannya dibagi: 20 persen untuk desa, 30 persen untuk kebutuhan lain, dan 50 persen sebagai tambahan modal agar usaha koperasi terus berkembang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyapa para pedagang di sekitar lokasi KDMP Way Urang sekaligus menyerahkan bantuan modal usaha. Di hadapan pengurus koperasi, Zulkifli memberikan motivasi agar semangat membangun desa terus terjaga.

“Koperasi ini dari rakyat, untuk rakyat, dan dari desa, untuk desa,” tegasnya.

Kategori :