Lampung Selatan Sabet UHC Award 2026, Perlindungan Jaminan Kesehatan Hampir 98 Persen
Wabup Syaiful Anwar terima penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta-Foto dok.-
LAMSEL, MEDIALAMPUNG.CO.ID — Semilir angin prestasi kembali berhembus menyejukkan dari gerbang sumatera. Di bawah naungan kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Kabupaten Lampung Selatan kembali mengukir tinta emas dalam lembaran sejarah pembangunan daerah.
Sebuah bukti nyata dari konsistensi yang berorientasi pada kesejahteraan publik akhirnya berbuah manis tatkala Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dinobatkan sebagai penerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 untuk Kategori Pratama.
Ini bukan sekadar piala, melainkan pengakuan nasional yang monumental atas keberhasilan daerah dalam membentangkan sayap akses layanan kesehatan yang merata serta berkelanjutan bagi setiap jiwa yang mendiami Bumi Khagom Mufakat.
Gemuruh tepuk tangan dan sorot lampu panggung mengiringi langkah Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menerima penghargaan bergengsi tersebut secara langsung.
BACA JUGA:KUR BRI 2026 Resmi Dibuka, Pinjaman Modal Usaha hingga Rp 500 Juta dengan Bunga Tetap
Bertempat di Ballroom JIEXPO Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (27 Januari 2026), momen Penganugerahan UHC Award 2026 yang dirangkaikan dengan Deklarasi dan Pencanangan UHC ini menjadi saksi bisu betapa upaya panjang daerah dalam menjamin kesehatan warganya telah mendapat legitimasi penuh dari pemerintah pusat.
Kehadiran penghargaan ini seolah menjadi oase yang menegaskan bahwa keringat dan kerja keras pemerintah daerah dalam memanusiakan manusia melalui jalur kesehatan tidaklah sia-sia.
Anugerah UHC Award ini sejatinya dipersembahkan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki integritas tinggi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan kesehatan penduduk.
Tidak hanya sekadar angka partisipasi, namun penghargaan ini juga menyoroti kemampuan daerah dalam menjaga keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
BACA JUGA:Hadiri Rakernas, Kwarda Pramuka Lampung Dukung Swasembada Pangan
Harmoni sinergi yang terjalin erat dan berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan menjadi salah satu indikator vital dalam penilaian, yang mana hal ini menegaskan betapa krusialnya kolaborasi lintas lembaga dalam membangun sebuah benteng sistem kesehatan yang kokoh dan tak tergoyahkan.
Menengok peta prestasi di tingkat Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan berdiri gagah sebagai satu dari empat kabupaten/kota yang menerima penghargaan prestisius ini.
Bersanding dengan Kota Metro, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Lampung Utara, capaian gemilang ini menempatkan Lampung Selatan dalam barisan elit daerah yang dinilai memiliki keseriusan tanpa kompromi dalam menempatkan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat yang tak boleh ditawar.
Ini adalah cerminan dari kebijakan yang memihak pada rakyat kecil, memastikan tidak ada lagi tangis pilu warga yang tertolak layanan medis karena kendala biaya.
BACA JUGA:544 Miliar Dana BOS Digelontorkan, Disdikbud Lampung Perkuat Pengawasan Sekolah
Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan representasi dari komitmen baja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
"Alhamdulillah, Kabupaten Lampung Selatan kembali mendapatkan penghargaan UHC Award 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan kita semua dan merupakan apresiasi pemerintah pusat atas komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat," tuturnya.
Lebih jauh menyelami data yang ada, Syaiful mengungkapkan sebuah fakta yang mencengangkan bahwa tingkat perlindungan jaminan kesehatan di Lampung Selatan telah menyentuh angka hampir 98 persen.
Deretan angka ini bukanlah sekadar statistik mati di atas kertas, melainkan sebuah refleksi hidup dari kerja kolektif mesin birokrasi daerah dalam memastikan tidak ada satupun warga yang tercecer dari jaring pengaman sistem layanan kesehatan.
BACA JUGA:Panorama Air Terjun Toroan, Keindahan Alami di Pesisir Madura
Dengan cakupan yang nyaris paripurna tersebut, harapan akan hadirnya pelayanan yang berkeadilan, inklusif, dan mudah diakses kian mendekati realitas yang sesungguhnya.
Komitmen suci tersebut, menurut pandangan Syaiful, akan terus dijaga nyalanya dan diperkuat fondasinya.
Tuntutan zaman mengharuskan pelayanan kesehatan tidak hanya sekadar merata secara kuantitas, tetapi juga harus berkualitas prima dan memiliki nafas keberlanjutan.
Segala ikhtiar untuk menjaga keaktifan peserta JKN kini menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang, memastikan sistem jaminan kesehatan daerah tetap adaptif dan responsif terhadap segala dinamika sosial maupun ekonomi yang bergejolak di tengah masyarakat.
BACA JUGA:BPBD Lampung Targetkan Bentuk 50 Desa Tangguh Bencana
Raihan UHC Award 2026 ini sekaligus menjadi penegas arah mata angin kebijakan Lampung Selatan yang sangat pro-rakyat, khususnya di sektor kesehatan.
Mulai dari penguatan infrastruktur sistem jaminan kesehatan daerah hingga peningkatan mutu layanan di garda terdepan, seluruh langkah taktis diarahkan semata-mata untuk mendongkrak kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Di tengah gelombang tantangan pembangunan yang kian kompleks, Lampung Selatan berhasil membuktikan bahwa kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan mampu menghadirkan orkestrasi perubahan yang nyata dan dirasakan langsung oleh setiap detak jantung warganya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
