Tiwah adalah warisan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Dayak Ngaju. Lebih dari sekadar ritual kematian, ia mencerminkan rasa hormat kepada leluhur, mengajarkan nilai gotong royong, dan menjadi wujud nyata dari filosofi hidup masyarakat Dayak: kematian adalah pintu menuju kehidupan abadi.
Dengan semangat menjaga tradisi, Tiwah akan terus hidup, menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan, serta mengingatkan bahwa setiap perpisahan hanyalah awal dari perjalanan baru.(*)