Perusahaan pun memperkuat posisinya dengan menghadirkan layanan purna jual sebagai nilai tambah utama.
Puti Annisa Moeloek selaku Head of Communication IAMI dan Rian Erlangga sebagai Business Strategy Division Head menegaskan pentingnya keandalan layanan purna jual yang meliputi servis cepat, ketersediaan suku cadang, dan dukungan teknis yang responsif.
Layanan tersebut ditampilkan secara khusus dalam ajang GIIAS 2025 sebagai bukti komitmen Isuzu terhadap efisiensi dan keandalan armada pelanggan.
Strategi Triple Action menjadi fondasi perusahaan, mencakup kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar, jaminan ketersediaan suku cadang, serta layanan servis efisien dengan waktu tunggu minimal.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Gelar Rotasi Jabatan, 10 Pejabat Dilantik
Salah satu pilar penting lain adalah ekspansi ekspor. Isuzu Traga menjadi garda depan dalam hal ini. Pada 2024, sebanyak 8.070 unit Traga diekspor ke 16 negara, termasuk Filipina, Panama, dan Nikaragua.
Sejak 2019, Isuzu terus memperluas jaringan ekspornya, menjadikan Traga sebagai produk lokal yang bersaing di pasar global.
Dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 48,15 persen, Traga tidak hanya mendukung industri dalam negeri, tapi juga memperkuat citra produk Indonesia di luar negeri.
Isuzu juga menargetkan market share kendaraan niaga sebesar 30 persen hingga akhir 2025. Fokus diarahkan ke segmen distribusi ritel, pertanian, dan logistik yang terus berkembang.
BACA JUGA:Daftar Lengkap 46 Pemain Bhayangkara FC yang Siap Tanding di Super League 2025/2026
Produk unggulan seperti Traga, Elf, dan Giga hadir dengan efisiensi tinggi dan keandalan untuk kebutuhan niaga berbagai skala.
Layanan purna jual tetap menjadi ujung tombak, termasuk percepatan servis, ketersediaan suku cadang, dan keahlian teknisi.
Secara keseluruhan, meski tantangan industri otomotif belum sepenuhnya mereda, Isuzu tetap percaya diri menatap sisa tahun 2025.
Kombinasi antara strategi produk, ekspansi ekspor, dan penguatan layanan pelanggan menjadi modal utama dalam mempertahankan serta meningkatkan pangsa pasar di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.