Setelah memilih charger, tahap selanjutnya adalah mengurus izin pemasangan ke PLN. Proses pengajuan bisa dilakukan melalui:
- Aplikasi PLN Mobile
- Situs resmi www.pln.co.id
PLN akan mengatur survei teknis dan mengatur waktu pemasangan bersama penyedia charger. Proses ini penting untuk memastikan seluruh instalasi sesuai standar keselamatan dan teknis nasional.
BACA JUGA:Jam Rahasia Dapat Saldo DANA Kaget Setiap Hari, Kamu Sudah Tahu?
4. Instalasi Wallbox di Lokasi yang Tepat
Setelah mendapat persetujuan, pemasangan wallbox bisa dilakukan di garasi, carport, atau area lain yang terlindung dari cuaca ekstrem. Beberapa tips instalasi:
- Lokasi kering dan berventilasi baik
- Jauh dari percikan air atau panas langsung
- Dipasang oleh teknisi bersertifikat
Pemasangan oleh tenaga ahli sangat disarankan untuk menghindari risiko korsleting, sambungan tidak stabil, atau kerusakan sistem kelistrikan rumah.
BACA JUGA:Inilah Jam Tangan Patek Philippe Paling Ekonomis untuk Kelasnya
5. Lakukan Pengujian Sebelum Digunakan
Sebelum digunakan secara rutin, sistem home charging wajib diuji secara menyeluruh:
- Konektivitas listrik
- Keamanan grounding
- Arus pengisian
- Respons aplikasi (jika terintegrasi)
Jika hasil uji menunjukkan performa normal dan aman, barulah sistem siap digunakan untuk mengisi daya kendaraan Anda setiap hari.
BACA JUGA:SABRINA BRI, Asisten Virtual Cerdas yang Siaga 24 Jam
???? Estimasi Biaya Pemasangan Home Charger
1. Biaya Tambah Daya Listrik
Biaya tergantung golongan dan kapasitas daya tambahan. Estimasi umum dari PLN:
- Tambah daya dari 4.400 VA ke 7.700 VA: sekitar Rp 2 juta–Rp 4 juta
- Tambah daya ke 13.200 VA: bisa mencapai Rp 7 juta–Rp 10 juta
(Tarif bisa berubah sesuai kebijakan PLN dan lokasi pelanggan.)
BACA JUGA:Tiga LSM Lampung Desak Negara Tertibkan Lahan HGU PT SGC: Suara Rakyat Menggema hingga Senayan