Saham BBRI Diprediksi Melesat, Program Koperasi Desa Merah Putih Jadi Katalis Positif

Minggu 20-07-2025,23:14 WIB
Reporter : Budi Setiawan
Editor : Budi Setiawan

Dari sisi kualitas aset dan pertumbuhan kredit, kinerja BRI juga masih berada dalam kategori sehat dan stabil. 

Konsistensi dalam pembiayaan produktif, khususnya kepada UMKM, terus menjadi pilar utama keberlanjutan laba bank ini.

Sebagai bagian dari strategi menjaga daya saing di industri, BRI juga meluncurkan BRIvolution Initiatives Phase 1 – Kicking Off a New Horizon. 

Inisiatif ini digadang sebagai langkah akseleratif dalam membangun masa depan perbankan yang lebih inklusif dan adaptif.

BACA JUGA:Kepastian Identitas Jenazah Tanpa Kepala di Tanggamus Tunggu Hasil DNA

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa BRIvolution menjadi titik tolak penting dari transformasi berkelanjutan perusahaan. 

“Langkah ini menjadi fondasi awal dalam menjawab dinamika industri keuangan dan kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” ujarnya. 

Dengan arah yang visioner dan kolaboratif, BRI diproyeksikan semakin kokoh sebagai bank terbesar di Indonesia—dan bahkan Asia Tenggara.

Mengacu pada seluruh sentimen di atas—baik dari sisi program pemerintah, valuasi saham, hingga strategi transformasi internal—Indo Premier menyimpulkan bahwa BBRI masih menjadi salah satu pilihan utama di sektor perbankan. 

BACA JUGA:5 Menit Makeup Look ala Korea: Rahasia Tampil Awet Muda & Segar

Bagi investor yang memburu saham defensif dengan fundamental kuat dan potensi dividen tinggi, BBRI tetap relevan dalam jangka menengah hingga panjang.

Tidak hanya sekadar saham bank, BBRI merepresentasikan transformasi inklusi keuangan nasional yang sesungguhnya—membangun desa, memperkuat UMKM, dan meneguhkan posisi Indonesia dalam lanskap keuangan digital yang terus berubah cepat.

Kategori :