3. Konjungsi Bulan, Saturnus dan Neptunus terjadi pada tanggal 16 Juli 2025
Sebelum matahari terbit, ketiga objek langit ini akan tampak berdekatan di langit timur. Saturnus bisa dilihat dengan mata telanjang sebagai bintang kekuningan yang tak berkelap-kelip.
Neptunus, yang jauh lebih redup, memerlukan teleskop untuk dilihat.
Peristiwa ini menjadi momen bagus untuk menguji teleskop medium ke atas.
BACA JUGA:Update Link DANA Kaget 1 Juli 2025, Klaim Sekarang Sebelum Kehabisan!
4. Formasi Segitiga Bulan, Venus dan Jupiter terjadi antara tanggal 21–23 Juli 2025
Selama tiga hari, langit timur saat dini hari akan menampilkan formasi segitiga cantik antara bulan sabit, Venus, dan Jupiter.
Venus akan sangat terang (magnitudo -4,4), sedangkan Jupiter terlihat cukup jelas. Komposisi ini sangat fotogenik.
Waktu terbaik: Pukul 04.30–05.00 WIB, sebelum fajar mulai terang.
BACA JUGA:Strategi Cerdas Meraup Penghasilan dari Live TikTok untuk Konten Kreator Pemula
5. Fase Bulan Baru yang akan terjadi pada tanggal 25 Juli 2025 (WIB)
Bulan sepenuhnya tidak akan terlihat dari Bumi karena berada di antara Bumi dan Matahari.
Kondisi ini menciptakan langit malam yang sangat gelap dan sangat ideal untuk mengamati objek langit redup seperti gugus bintang, nebula dan galaksi di sepanjang Bima Sakti.
Langit pedesaan atau pegunungan sangat direkomendasikan.
BACA JUGA:Tesla Catat Sejarah: Mobil Tanpa Sopir Antar Diri ke Rumah Konsumen di Austin
6. Puncak Hujan Meteor Delta Aquarids diperkirakan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 Juli 2025