Menghindari makanan tinggi karbohidrat olahan seperti roti putih dan biskuit juga bisa berdampak positif terhadap tampilan wajah.
Makanan ini tinggi kalori dan rendah nutrisi, sehingga menggantinya dengan biji-bijian utuh sangat dianjurkan.
Selain itu, mengunyah permen karet bebas gula juga dipercaya dapat memperkuat otot rahang dan pipi, meski hasilnya tidak secepat metode lain.
Namun, jika berbagai cara alami tidak memberikan hasil yang diharapkan, prosedur medis bisa menjadi alternatif.
BACA JUGA:Mengenal Blepharoplasty: Operasi untuk Mengoreksi Kelopak Mata
Salah satu yang cukup populer adalah thread lift atau tanam benang, di mana dokter akan menanamkan benang khusus di bawah kulit untuk menarik jaringan wajah agar lebih kencang.
Hasilnya langsung terlihat dan tidak menimbulkan luka besar, sehingga waktu pemulihannya relatif cepat.
Facelift atau tarik wajah merupakan prosedur bedah yang efektif untuk mengatasi kulit dan otot wajah yang kendur.
Biasanya dilakukan oleh mereka yang menginginkan hasil jangka panjang, meskipun proses pemulihannya memerlukan waktu.
BACA JUGA:Laser untuk Mengatasi Keloid: Teknologi Aman dan Efektif untuk Kulit Lebih Sehat
Liposuction wajah juga bisa menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki penumpukan lemak berlebih di pipi.
Dengan alat khusus, dokter akan menyedot lemak di area tersebut agar wajah tampak lebih tirus.
Jika Anda menghindari prosedur bedah, teknologi HIFU atau High-Intensity Focused Ultrasound bisa dicoba.
Metode ini menggunakan gelombang ultrasound untuk merangsang produksi kolagen di lapisan dalam kulit tanpa sayatan, menjadikan wajah lebih kencang secara alami.
BACA JUGA:Implan Dagu : Prosedur, Tujuan, dan Risiko yang Perlu Diketahui
Untuk kasus pipi menonjol akibat struktur tulang, prosedur operasi tulang pipi dapat dilakukan. Prosedur ini bersifat permanen dan hanya dapat dilakukan oleh dokter bedah plastik yang berpengalaman.