7. Rendam Bumbu Halus dalam Minyak sebagai Pengawet Alami
Untuk bumbu seperti bawang putih cincang, jahe halus, atau cabai giling, kamu bisa menyimpannya dengan cara merendam dalam minyak. Metode ini tidak hanya membuat bumbu tahan lama, tapi juga menjaga aroma dan rasa tetap utuh.
Cara membuatnya:
- Masukkan bumbu yang telah dihaluskan ke dalam toples kecil
- Tuang minyak goreng atau minyak zaitun hingga menutupi seluruh permukaan bumbu
- Simpan dalam lemari es, dan gunakan saat dibutuhkan
Minyak yang sudah menyerap aroma bumbu juga bisa digunakan untuk menumis agar rasa masakan semakin kaya.
BACA JUGA:Peluang Bisnis Jajanan Tradisional: Cocok untuk Pemula dan Ibu Rumah Tangga
8. Beri Label dan Tanggal Penyimpanan
Memberi label pada wadah bumbu sangat membantu dalam mengenali isi dan umur simpan bumbu. Tulis nama bumbu dan tanggal saat mulai disimpan agar kamu tahu kapan harus menggunakannya sebelum kualitas menurun.
Tips tambahan:
- Gunakan label tahan air agar tulisan tidak luntur
- Lakukan pengecekan rutin setiap beberapa minggu sekali
BACA JUGA:Kue Pukis: Cita Rasa Tradisional yang Cocok untuk Camilan Keluarga
Bumbu dapur yang disimpan dengan baik akan bertahan lebih lama, tetap wangi, dan menghasilkan rasa yang maksimal dalam setiap masakan.
Dengan memahami cara penyimpanan yang tepat, kamu tidak hanya menjaga kualitas masakan, tetapi juga menghindari pemborosan karena bumbu tidak cepat rusak.
Mulailah menerapkan kebiasaan menyimpan bumbu dengan benar hari ini agar dapurmu selalu siap menghasilkan masakan lezat dan harum setiap saat.(*)