Bumbu kering seperti merica, kayu manis, atau cengkeh cukup disimpan di suhu ruang dalam wadah tertutup.
Sedangkan bumbu basah seperti bawang putih, cabai, dan kunyit harus disimpan di lemari es untuk mencegah pembusukan.
BACA JUGA:7 Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut yang Perlu Anda Tahu
4. Simpan Bumbu Basah di Kulkas atau Freezer
Untuk bumbu yang telah dihaluskan atau memiliki kadar air tinggi, seperti bawang merah, jahe, atau cabai, penyimpanan di suhu dingin sangat dianjurkan. Kulkas adalah tempat yang ideal, terutama jika bumbu disimpan dalam wadah tertutup.
Cara penyimpanan praktis:
- Masukkan bumbu ke dalam wadah kecil
- Tambahkan sedikit minyak untuk menjaga kelembapan
- Untuk penggunaan jangka panjang, bekukan bumbu dalam cetakan es batu lalu simpan di dalam plastik ziplock
Dengan cara ini, kamu bisa mengambil bumbu secukupnya tanpa perlu mengolah ulang setiap kali memasak.
BACA JUGA:Mengenal pH Kulit Wajah dan Cara Menjaga Keseimbangannya
5. Sangrai Bumbu Kering untuk Menambah Aroma dan Daya Tahan
Beberapa jenis rempah seperti ketumbar, jintan, atau kemiri akan lebih tahan lama dan beraroma kuat jika disangrai terlebih dahulu. Proses ini mengurangi kadar air di dalam bumbu, mencegah jamur, dan membuat bumbu lebih harum.
Cara melakukannya:
- Panaskan wajan tanpa minyak
- Masukkan bumbu dan aduk hingga warnanya sedikit berubah dan aromanya keluar
- Diamkan hingga dingin, lalu simpan di wadah tertutup
BACA JUGA:Puding Es Teler: Inovasi Segar yang Patut Dicoba di Rumah
6. Hindari Menggunakan Sendok Basah
Air yang menempel pada sendok bisa menyebabkan bumbu cepat rusak dan tumbuh jamur. Bahkan setetes air bisa membuat seluruh isi toples lembap dan basi.
Tips:
- Gunakan sendok yang kering setiap kali mengambil bumbu
- Jangan gunakan sendok bekas mengaduk masakan langsung ke dalam toples bumbu
- Sediakan sendok khusus untuk setiap jenis bumbu agar lebih higienis
BACA JUGA:Resep Odading Tanpa Ragi, Empuk dan Renyah dalam 5 Langkah Cepat