Interior pada Rumah Gadang dibuat terbuka dan juga luas tanpa banyak sekat. Pembagian ruangan didasarkan pada fungsi dan kebutuhan keluarga.
Bagian tengah rumah biasanya digunakan untuk kegiatan bersama, seperti pertemuan keluarga, diskusi adat, atau upacara.
Bagian kiri dan kanan rumah merupakan tempat tidur, khususnya untuk para perempuan yang menjadi pewaris utama rumah.
Di bagian belakang rumah, terdapat dapur tempat aktivitas memasak. Penataan ini menggambarkan sistem kehidupan yang kolektif dan teratur dalam keluarga besar.
BACA JUGA:Cuma Sejuta, POCO C71 Berani Kasih Performa Cadas
Setiap Rumah Gadang memiliki tangga di bagian depan. Menariknya, jumlah anak tangga selalu ganjil. Hal ini dipercaya memiliki makna spiritual dan filosofi tersendiri dalam budaya Minang.
Tangga tidak hanya sebagai jalan masuk, tetapi juga lambang perjuangan dan langkah-langkah hidup yang harus dilalui dengan kesabaran dan tekad.
Dinding dan bagian luar rumah sering dihiasi ukiran kayu yang rumit dan indah. Motif yang dipakai biasanya terinspirasi dari alam seperti bunga, daun, binatang, dan pola geometris.
Setiap ukiran tidak hanya sebagai dekorasi, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan ajaran adat kepada generasi muda.
BACA JUGA:Wacana Legalisasi Kasino di Indonesia, Perlu Kajian Seperti UEA dan Malaysia
Motif-motif ini memiliki makna mendalam, seperti nasihat untuk hidup rukun, menjaga alam, dan menjunjung tinggi nilai keluarga.
Keindahan ukiran ini menunjukkan bahwa masyarakat Minangkabau sangat menghargai seni dan simbolisme.
Rumah Gadang tersebut diwariskan secara turun-temurun kepada perempuan dalam keluarga. Sistem matrilineal yang diterapkan oleh masyarakat Minangkabau menjadikan perempuan sebagai pemilik utama rumah dan harta pusaka.
Kaum laki-laki tidak mewarisi rumah, tetapi tetap bertanggung jawab menjaga keharmonisan dan keamanan keluarga besar.
BACA JUGA:Toyota Rush vs Daihatsu Terios: Persaingan SUV Kembar yang Tak Bisa Diabaikan
Setiap anak perempuan yang sudah menikah biasanya memiliki kamar khusus di Rumah Gadang. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran perempuan dalam menjaga keutuhan keluarga dan adat.