Setelah area wajah dibersihkan dan diberikan krim anestesi jika diperlukan, serum DNA salmon disuntikkan ke beberapa titik wajah menggunakan teknik khusus.
Jumlah sesi yang dibutuhkan biasanya berkisar antara satu hingga lima kali, disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing pasien.
Pasca prosedur, pasien disarankan menghindari penggunaan riasan wajah, paparan sinar matahari langsung, dan konsumsi obat pengencer darah selama beberapa hari untuk memaksimalkan hasil dan mengurangi risiko efek samping.
Seperti prosedur kecantikan lainnya, suntik DNA salmon juga dapat menimbulkan efek samping ringan berupa kemerahan, pembengkakan, gatal, atau rasa panas sementara di area suntikan, serta memar kecil yang biasanya akan hilang dalam beberapa hari.
BACA JUGA:Tradisi Pengetaran: Warisan Adat Pernikahan Masyarakat Menggala, Lampung
Suntik DNA salmon menjadi pilihan perawatan kulit modern yang menjanjikan bagi siapa saja yang ingin tampil awet muda tanpa harus melalui operasi.
Meski terbukti efektif, penting untuk menjalani perawatan ini di bawah pengawasan dokter ahli guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Jika Anda tertarik mencoba, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit agar prosedur ini sesuai dengan kondisi kulit Anda.