Jadi mana yang lebih aman antara teknologi ABS Dan juga CBS, Jika berbicara dari sisi teknologi dan efektivitas keselamatan, ABS lebih unggul.
Sistem ini terbukti mampu mencegah kecelakaan akibat penguncian roda, terutama di situasi darurat seperti rem mendadak, jalan basah, atau licin.
Banyak data internasional menunjukkan bahwa motor dengan ABS memiliki tingkat kecelakaan lebih rendah dibanding motor tanpa ABS.
Namun, CBS tetap relevan, terutama bagi pengguna motor matic di perkotaan yang jarang melaju di kecepatan tinggi.
BACA JUGA:Suzuki Satria FU 150: Motor Bebek Sport yang Melegenda di Kalangan Anak Muda
CBS membantu pemula agar terbiasa dengan pengereman seimbang tanpa resiko roda belakang tergelincir.
Di Indonesia, Kementerian Perhubungan telah mewajibkan sistem pengereman ABS atau CBS untuk motor baru sejak 2018, khususnya untuk motor 250cc ke atas.
Ini menunjukkan bahwa pemerintah mengakui pentingnya teknologi pengereman dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Beberapa produsen bahkan kini menyematkan dual-channel ABS di motor sport 150cc ke atas, sementara motor matic 110–125cc umumnya masih mengandalkan CBS.
BACA JUGA:Fitur dan Performa Daihatsu Rocky 2025: Mobil Kecil Rasa Besar!
Pilih Sesuai Kebutuhan Tidak ada sistem yang mutlak lebih baik, karena keduanya dirancang untuk kebutuhan berbeda:
ABS cocok untuk pengendara dengan mobilitas tinggi, sering melewati jalan licin, atau menggunakan motor di kecepatan tinggi.
CBS cocok untuk pengguna motor matic harian, pemula, atau pengendara yang lebih sering melaju di dalam kota.