Pencak Silat Tradisional Lampung: Warisan Budaya yang Tetap Menyala

Kamis 01-05-2025,18:01 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

Silat Lampung memperkuat rasa memiliki terhadap budaya daerah, serta menjadi simbol kebanggaan akan jati diri. 

Di era globalisasi, mempertahankan pencak silat sama artinya dengan menjaga akar budaya dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Generasi muda sangat berperan penting dalam melanjutkan tradisi pencak silat. Oleh sebab itu, pendidikan dan pembinaan sejak usia dini menjadi kunci utama. 

BACA JUGA:Hari Pertama Pemutihan Pajak Bertepatan dengan Libur Nasional, Samsat Sepi Aktivitas

Anak-anak dan remaja perlu diberikan pemahaman bahwa budaya lokal adalah kekayaan yang tidak ternilai, dan layak untuk dipelajari serta dilestarikan.

Melibatkan anak muda dalam kegiatan silat bisa dilakukan melalui komunitas budaya, sanggar seni, serta kegiatan sekolah. 

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, silat dapat diajarkan secara menarik tanpa mengurangi nilai-nilai tradisional yang terkandung di dalamnya.

Pencak silat tradisional Lampung merupakan salah satu harta budaya bangsa yang memiliki nilai seni, moral, dan sejarah yang tinggi. 

BACA JUGA:Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Outsourcing di Hadapan Buruh

Keberadaannya tidak hanya menunjukkan kekayaan tradisi daerah, tetapi juga mencerminkan karakter masyarakat yang menjunjung tinggi etika, kerja sama, dan keberanian.

Melalui usaha bersama antara masyarakat, pemerintah, dan generasi muda, seni bela diri ini dapat terus tumbuh dan berkembang. 

Pencak silat bukan tentang pertahanan diri, tapi juga bagaimana kita bisa menjaga warisan leluhur, untuk membentuk kepribadian, dan mempererat tali persaudaraan di tengah-tengah masyarakat.(*)

Kategori :