Pemprov Lampung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Investasi Capai Rp600 Miliar

Pemprov Lampung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Investasi Capai Rp600 Miliar

Pemprov Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PTPN I resmi melakukan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) resmi melakukan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat 6 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dengan Direktur Utama PTPN I. 

Dalam pelaksanaannya, Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian diwakili Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, serta Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas.

Seremoni groundbreaking dilaksanakan secara daring dan serentak dari Jakarta, Kabupaten Malang, serta enam provinsi lokasi program, yakni Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:Polres Lamsel Ungkap 3 Kasus Narkotika, Sita 118,59 Kg Sabu dan Selamatkan 479.857 Jiwa

Sebelumnya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa hilirisasi ayam terintegrasi bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis dalam mengubah arah pembangunan ekonomi Lampung berbasis nilai tambah. Menurutnya, sebagai lumbung pangan nasional, Lampung harus mampu mengolah hasil produksi agar manfaat ekonomi tetap dirasakan masyarakat daerah.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Lampung sebagai salah satu lokasi program. 

Ia menegaskan bahwa Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait prioritas pangan dan perbaikan gizi menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:Evaluasi Sekolah Rakyat Lampung Fokus Tata Kelola dan Akuntabilitas

“Program ini mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau,” ujarnya.

Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yakni pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam dengan cold storage berkapasitas 50 ton, pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua. 

Seluruh proyek tersebut membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sekdaprov Marindo berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah. 

BACA JUGA:Mumi Papua, Tradisi Pengawetan Jenazah Suku Dani Warisan Leluhur

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait