AI Kini Bisa Memprediksi Badai Matahari Sebelum Terjadi

Selasa 04-02-2025,10:56 WIB
Reporter : Budi Setiawan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prediksi AI memiliki akurasi yang luar biasa dalam memperkirakan waktu tempuh CME ke Bumi dan permulaan badai geomagnetik. 

Dibandingkan dengan metode tradisional, AI mampu mengurangi ketidakpastian secara signifikan.

Menurut laporan dari Science Alert, peristiwa badai Matahari 2024 menjadi kesempatan emas untuk menguji kemampuan AI dalam memahami perubahan aktivitas Matahari secara real-time. 

Dengan prediksi yang lebih akurat, ilmuwan dapat memberikan peringatan dini yang lebih baik, sehingga memungkinkan langkah mitigasi yang lebih efektif.

Dengan teknologi AI yang mampu memprediksi CME dengan lebih akurat, potensi gangguan akibat badai Matahari dapat diminimalkan. 

Kerugian seperti pemadaman listrik, gangguan komunikasi satelit, hingga dampak buruk pada sistem navigasi dapat diantisipasi lebih baik.

Kemajuan ini tidak hanya bermanfaat bagi dunia astronomi, tetapi juga bagi berbagai sektor yang sangat bergantung pada teknologi modern. 

Kini, dengan adanya AI, kita bisa lebih siap menghadapi ancaman dari luar angkasa.

Kategori :