Pemerintah Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem digital yang inklusif, dan pengembangan SDM di bidang AI akan menjadi kunci keberhasilan.
Selain itu, sektor UMKM juga dapat diuntungkan dengan hadirnya teknologi AI yang lebih terjangkau seperti DeepSeek.
Dengan menggunakan AI, UMKM dapat memanfaatkan analisis pasar, manajemen inventaris, serta pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing mereka.
Hal ini, menurut laporan PwC (2022), bisa berkontribusi pada pertumbuhan pasar AI global yang diprediksi akan mencapai 1,5 triliun dolar AS pada 2030.
Keamanan dan Masa Depan Indonesia di Dunia AI
Secara keseluruhan, persaingan antara AI buatan China dan AS bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana Indonesia bisa memanfaatkan teknologi ini untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
DeepSeek menawarkan solusi yang relevan bagi Indonesia dengan biaya yang lebih kompetitif dan kemampuan multibahasa yang unggul.
Namun, dibalik peluang tersebut, tantangan-tantangan seperti keamanan data dan pengembangan SDM harus menjadi perhatian utama.
Dengan pendekatan yang tepat, Indonesia memiliki kesempatan untuk memanfaatkan AI guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Dalam persaingan global ini, Indonesia bisa berperan aktif, tidak hanya sebagai pengikut, tetapi juga sebagai pemain yang memanfaatkan teknologi dengan bijak dan berkelanjutan.