Berikut gejala utama asma yaitu mengi, dada terasa seperti ada yang menghimpit, batuk, dan sulit bernapas. Mengantuk, mengalami kebingungan, lelah, atau pusing. Jari atau bibir membiru, Jantung berdebar, Pingsan.
Gejala asma yang memburuk dalam waktu singkat, dikenal sebagai serangan asma. Ini bisa terjadi tiba-tiba atau bertahap selama beberapa hari.
Untuk penanganan Penyakit Asma dengan dua tujuan yaitu meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh kembali.
Ada beberapa penanganan utama pada penderita asma:
BACA JUGA:Lepas Purna Tugas Personel, Ini Pesan Dandim 0410 Kota Bandar Lampung
1. Menghindari pemicu munculnya gejala
2. Menggunakan inhaler pereda untuk meredakan gejala asma jangka pendek dengan membuat saluran pernapasan rileks.
3. Penggunaan inhaler pencegah rutin setiap hari untuk mengurangi radang pada saluran pernapasan dan mencegah gejala asma kambuh.
4. Penggunaan inhaler kombinasi pencegah dan pereda setiap hari agar mencegah timbulnya gejala asma serta membuat saluran pernapasan rileks dalam jangka waktu lebih lama.
BACA JUGA:Promosi Krakatau Festival 8 Juli Dinilai Tidak akan Maksimal, Ini Kata Kadisparekraf Lampung
Selain itu penanganan asma juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat tertentu yang telah disetujui oleh dokter.
Jika asma masih tak dapat dikendalikan, dokter akan menyarankan pasien untuk mengkonsumsi tablet steroid. Obat ini dapat meredakan radang yang terjadi di dalam saluran pernapasan.
Kemudian untuk pertolongan Pertama Penyakit Asma yaitu sebagai berikut,
1.Duduk tegak, saat terjadi serangan asma, segera hentikan kegiatan yang sedang kamu lakukan. Kemudian, duduklah dengan tegak.
BACA JUGA:Walikota Bandar Lampung Lantik 4 Pejabat Eselon II Sekaligus 44 Pejabat Eselon III dan IV
Tindakan ini memungkinkan kamu untuk bisa bernapas dengan lebih baik. Hindari posisi bungkuk atau berbaring, karena kedua posisi tersebut dapat membuat saluran napas semakin tersumbat.