Pendapatan per kapita yang rendah mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh rakyat Myanmar.
BACA JUGA:Gelombang Panas Ekstrim di India, Jutaan Orang Terpanggang Suhu 45 Derajat Celsius
13.Timor Leste
Timor Leste, negara di Asia Tenggara, menghadapi tantangan dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.
Ketergantungan yang tinggi pada sektor minyak dan gas alam, kurangnya diversifikasi ekonomi, dan rendahnya tingkat akses terhadap layanan dasar adalah beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan negara ini.
Pendapatan per kapita yang rendah menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Timor Leste.
BACA JUGA:291 Peselancar Dunia Daftar WSL Krui Pro 2023
14.Nepal
Nepal, negara yang terletak di pegunungan Himalaya, menghadapi tantangan dalam mengatasi kemiskinan yang meluas.
Kurangnya infrastruktur, bencana alam yang sering terjadi, dan keterbatasan akses terhadap layanan dasar mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Pendapatan per kapita yang rendah mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh penduduk Nepal dalam mengatasi kemiskinan.
BACA JUGA:Tindak Lanjut UU No.1/2022, Bapenda Pesbar Siapkan Ranperda Pajak dan Retribusi
15.Zimbabwe
Zimbabwe, negara di Afrika Selatan, telah menghadapi tantangan serius dalam beberapa dekade terakhir.
Inflasi yang tinggi, ketidakstabilan politik, dan kurangnya kebijakan ekonomi yang efektif telah mempengaruhi pertumbuhan negara ini.
Pendapatan per kapita yang rendah mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat Zimbabwe dalam membangun kehidupan yang lebih baik.