Dinkes Bandar Lampung Perkuat Layanan Kesehatan di 9 Pos Mudik Lebaran 2026
Kehadiran pos ini ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan cepat bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Bandar Lampung--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan tenaga medis di sejumlah titik pos pengamanan dan pelayanan guna mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 menjelang arus mudik Idul Fitri.
Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan personel kesehatan untuk berjaga di posko-posko yang didirikan oleh Polresta Bandar Lampung. Secara keseluruhan, terdapat sembilan pos yang terdiri dari dua pos pengamanan dan tujuh pos pelayanan.
“Setiap pos kami lengkapi dengan satu dokter, satu tenaga perawat atau bidan, serta satu pengemudi ambulans yang siap siaga,” ujarnya Selasa 17 Maret 2026.
Ia menambahkan, seluruh pos tersebut juga didukung fasilitas medis yang memadai, mulai dari ambulans, obat-obatan, hingga perlengkapan medis lapangan.
BACA JUGA:Musrenbang 2027, Pemkot Bandar Lampung Fokus Perkuat Infrastruktur dan Penanganan Banjir
Kehadiran pos ini ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan cepat bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Bandar Lampung.
Beberapa lokasi pos yang telah disiapkan meliputi Pos Pam Baruna, Pos Pam Teluk Betung, Pos Sukamaju, Pos Taman Bakri, Pos depan Ramayana, Pos Begadang V, Pos Tugu Raden Intan Rajabasa, serta Pos Kemiling yang menjadi salah satu jalur utama dari arah Pesawaran.
Muhtadi menjelaskan bahwa setiap pos dijaga oleh empat petugas, termasuk pengemudi ambulans. Para tenaga medis tersebut akan bekerja dengan sistem dua shift, yakni pukul 08.00–15.00 WIB untuk shift pertama dan 15.00–22.00 WIB untuk shift kedua.
“Selain pengamanan di lapangan, Dinkes juga memastikan layanan kesehatan di fasilitas milik pemerintah tetap berjalan selama masa libur Lebaran,”sambungnya.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Salurkan Insentif bagi Ribuan Kader Kesehatan dan Pokmas
Puskesmas rawat inap tetap beroperasi selama 24 jam, khususnya untuk pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD), sementara puskesmas rawat jalan beroperasi pada hari kerja meskipun dalam periode cuti bersama tetap membuka layanan terbatas.
Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan 20 rumah sakit di Kota Bandar Lampung agar tetap memberikan pelayanan, terutama di instalasi gawat darurat, selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, Dinkes berharap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi meskipun berada dalam masa libur panjang Idul Fitri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



