Idul Fitri
Idul Fitri
IDUL FITRI

Rindu Sosok Ibunda, Baim Wong Menangis Saat Salat Ied

Rindu Sosok Ibunda, Baim Wong Menangis Saat Salat Ied

Baim Wong. - Foto Istimewa--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Momen Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan kebahagiaan dan kebersamaan justru menghadirkan rasa haru mendalam bagi Baim Wong. Di tengah suasana Lebaran tahun ini, ia mengaku tidak mampu menahan kerinduan kepada almarhumah ibundanya yang telah lebih dulu berpulang.

Aktor sekaligus sutradara tersebut mengungkapkan bahwa kenangan bersama sang ibu kerap datang tanpa diduga, terutama saat ia menjalankan ibadah salat. Dalam momen yang seharusnya khusyuk, Baim justru sering larut dalam kesedihan karena mengingat sosok yang begitu berarti dalam hidupnya.

Ia menyebut perasaan rindu itu muncul tiba-tiba, bahkan di saat paling tenang. Ketika berdoa, ingatan tentang ibundanya seolah hadir kembali hingga membuat emosinya tak terbendung dan meneteskan air mata.

Bagi Baim, kehilangan sosok ibu bukanlah hal yang mudah dilalui, terlebih saat Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga. Justru di momen seperti ini, rasa kehilangan terasa semakin nyata.

Hal-hal sederhana yang dulu sering dilakukan bersama sang ibu kini menjadi kenangan paling dirindukan. Ia mengaku perhatian kecil dari ibundanya terasa sangat berharga, seperti pertanyaan ringan yang dulu mungkin dianggap biasa saja.

Baim mengenang bagaimana ibundanya kerap menanyakan menu makanan saat sahur maupun berbuka puasa. Pertanyaan sederhana tersebut kini justru menjadi kenangan yang begitu membekas, sekaligus pengingat akan hangatnya kasih sayang seorang ibu.

Tak hanya itu, ia juga merindukan masakan rumahan buatan sang ibu yang memiliki cita rasa khas dan sulit tergantikan. Beberapa hidangan favorit seperti sayur asem, ikan peda, hingga jambal menjadi simbol kasih sayang yang kini hanya bisa dikenang.

Rasa kehilangan itu semakin terasa ketika memasuki Hari Raya. Biasanya, Lebaran menjadi momen berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat hubungan keluarga. Namun kini, ada satu sosok yang tidak lagi hadir secara fisik, meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan.

Di tengah kesibukannya sebagai publik figur, Baim tetap berusaha menjaga tradisi keluarga. Salah satu caranya adalah dengan rutin berziarah ke makam sang ibu di kampung halamannya di Purwakarta, terutama saat Lebaran.

Ia juga ingin menanamkan nilai-nilai keluarga kepada anak-anaknya. Baim berencana mengajak putra-putranya ikut berziarah agar mereka memahami pentingnya menghormati dan mencintai keluarga, termasuk yang telah tiada.

Sebagai seorang ayah, Baim kini memikul tanggung jawab besar dalam membesarkan anak-anaknya. Pengalaman kehilangan orang tua membuatnya semakin menghargai waktu bersama keluarga dan berusaha memberikan kasih sayang yang maksimal.

Diketahui, kehidupan pribadi Baim Wong sempat menjadi sorotan, terutama setelah perpisahannya dengan Paula Verhoeven. Meski menghadapi berbagai dinamika, ia tetap berusaha tegar dan fokus menjalani perannya sebagai ayah.

Lebaran tahun ini menjadi momen refleksi bagi Baim untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus mengenang orang-orang terkasih yang telah pergi. Ia menyadari bahwa kehidupan terus berjalan, namun kenangan bersama keluarga akan selalu hidup di hati.

Baim juga menunjukkan bahwa kesedihan bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Ia memilih jujur dengan perasaannya, termasuk ketika harus menangis saat salat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: