Ramadan
Pelantikan Kajari

Mengenal Poppers: Zat yang Sering Disalahgunakan dan Risiko Fatalnya

Mengenal Poppers: Zat yang Sering Disalahgunakan dan Risiko Fatalnya

Poppers sering disalahgunakan untuk sensasi euforia singkat, namun menyimpan risiko kesehatan serius--

MEDIALAMPUNG.CO.IDPoppers kini tengah menjadi sorotan karena maraknya penyalahgunaan zat kimia ini demi mendapatkan sensasi euforia instan.

Meski awalnya digunakan secara medis untuk meredakan nyeri dada, zat golongan alkyl nitrites ini justru lebih sering dihirup sebagai inhalan yang berbahaya bagi kesehatan jangka panjang.

Buat kamu yang belum tahu, poppers biasanya dikemas dalam botol kecil dengan aroma yang sangat menyengat.

Cara pakainya cukup dengan menghirup uap cairannya, dan dalam hitungan detik, tubuh bakal langsung bereaksi karena pembuluh darah melebar drastis.

BACA JUGA:Laskar Merah Putih Bandar Lampung Tunjuk Indah Meylan sebagai Dewan Kehormatan

Apa Itu Poppers Sebenarnya?

Secara teknis, poppers mengandung senyawa kimia seperti amil nitrit, butil nitrit, atau isopropil nitrit.

Zat-zat ini masuk ke aliran darah lewat paru-paru dan langsung menghajar sistem kardiovaskular kita dalam waktu singkat.

Efeknya emang cepat banget, tapi cuma bertahan beberapa menit saja. Karena durasinya yang super singkat, banyak orang akhirnya terjebak menghirupnya berkali-kali supaya sensasi "fly" itu nggak hilang.

BACA JUGA:Kenang Vidi Aldiano, Adhiramsyah Choesin Ungkap Alasan Banyak Pelayat Kenakan Baju Biru

Efek Instan yang Dirasakan Tubuh

Begitu uapnya masuk ke hidung, ada beberapa reaksi fisik yang bakal muncul seketika.

Biasanya, pengguna bakal ngerasa suhu tubuh naik atau sensasi hangat di wajah yang dibarengi rasa rileks alias euforia.

Selain itu, karena pembuluh darah melebar, tekanan darah otomatis anjlok dan bikin kepala kerasa ringan atau pusing melayang. Jantung pun bakal berdegup lebih kencang buat kompensasi turunnya tekanan darah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: