Ternyata Ini Alasan Tubuh Cepat Mengantuk Saat Hujan Turun
Suara hujan menenangkan, suhu sejuk, dan hormon melatonin jadi penyebab rasa kantuk saat hujan--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Hujan kerap membawa suasana yang tenang, sejuk, dan menenangkan. Namun di balik itu, banyak orang justru merasakan rasa kantuk yang sulit ditahan setiap kali Hujan turun.
Fenomena ini ternyata bukan sekadar sugesti, melainkan ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan mengapa tubuh manusia bereaksi demikian terhadap cuaca hujan.
1. Berkurangnya Cahaya Matahari Memicu Produksi Hormon Tidur
Saat hujan turun, langit menjadi mendung dan intensitas cahaya matahari berkurang drastis. Kondisi ini membuat kelenjar pineal di otak memproduksi lebih banyak hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur manusia.
Semakin sedikit cahaya yang diterima mata, semakin tinggi kadar melatonin dalam tubuh, sehingga timbul rasa kantuk meski waktu masih siang.
BACA JUGA:Fakta Menarik Tentang Matahari: Sumber Energi Abadi di Pusat Tata Surya
2. Suhu Udara yang Sejuk Membuat Tubuh Lebih Rileks
Suhu udara yang menurun saat hujan juga berpengaruh pada sistem tubuh manusia. Ketika udara menjadi dingin, suhu inti tubuh ikut menurun, memicu otak untuk mengirim sinyal bahwa tubuh perlu beristirahat.
Kondisi ini serupa dengan mekanisme alami saat malam hari, di mana tubuh menurunkan suhu agar lebih mudah tertidur.
Karena itu, tidak heran jika udara sejuk saat hujan membuat tubuh merasa nyaman dan ingin beristirahat.
3. Suara Rintik Hujan Menenangkan Otak
Bunyi rintik hujan yang jatuh secara berulang ternyata memiliki efek psikologis yang menenangkan.
BACA JUGA:Teknologi Wearable: Dari Jam Tangan Jadi Asisten Kesehatan Pribadi
Secara ilmiah, suara hujan termasuk dalam kategori “pink noise”, yaitu jenis suara lembut dengan pola frekuensi yang stabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
