Pantangan Makanan untuk Penderita Kista yang Penting Diketahui

Pantangan Makanan untuk Penderita Kista yang Penting Diketahui

Mengelola makanan yang dikonsumsi setiap hari merupakan langkah penting dalam mendukung penyembuhan kista dan mencegah komplikasi.-freepik.com-

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kista adalah kantung berisi cairan yang dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, terutama pada sistem reproduksi wanita, seperti ovarium.

Meski banyak jenis kista bersifat jinak dan tidak menimbulkan gejala serius, tetap saja penting untuk melakukan penanganan yang tepat agar kondisinya tidak memburuk.

Selain pengobatan medis, pola makan memainkan peran besar dalam mendukung penyembuhan. Beberapa jenis makanan bahkan bisa memicu ketidakseimbangan hormon atau meningkatkan peradangan, yang dapat memperbesar atau memperparah kondisi kista. 

Oleh karena itu, penting bagi penderita kista untuk mengenali dan menghindari jenis makanan tertentu yang dianggap sebagai pantangan.

BACA JUGA:Nyeri di Lengan Setelah Imunisasi? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

1. Makanan dengan Kadar Gula Tinggi dan Karbohidrat Olahan

Contoh: kue kering, donat, minuman berpemanis, roti putih, pasta instan, nasi putih berlebihan.

Makanan manis dan karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan. Hal ini memicu peningkatan hormon insulin yang berdampak pada keseimbangan hormon reproduksi, terutama pada wanita dengan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome), salah satu kondisi yang ditandai dengan munculnya banyak kista di ovarium.

Gula yang tinggi juga berkontribusi terhadap proses peradangan sistemik dalam tubuh, memperburuk gejala yang sudah ada. Pengganti yang disarankan: Pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, quinoa, gandum utuh, dan ubi yang memiliki indeks glikemik lebih rendah dan kaya serat.

BACA JUGA:Pangsa Pasar Produsen Baterai Korea Merosot di Tengah Lonjakan Penjualan EV Global

2. Makanan Berminyak, Berlemak Jenuh, dan Digoreng

Contoh: ayam goreng tepung, kentang goreng, keripik kemasan, makanan bersantan, daging berlemak.

Makanan tinggi lemak jenuh dan minyak trans dapat meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Peningkatan kadar estrogen berkaitan erat dengan pertumbuhan kista dan memperparah gejala seperti nyeri panggul atau gangguan menstruasi.

Lemak jenuh juga berdampak negatif terhadap fungsi hati, organ yang berperan dalam memetabolisme hormon dalam tubuh. Pengganti yang disarankan: Masak makanan dengan cara kukus, rebus, atau panggang. Gunakan minyak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa murni, atau konsumsi lemak sehat dari alpukat dan biji-bijian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: