Danau Kaolin Belitung, Destinasi Wisata dari Jejak Tambang

Danau Kaolin Belitung, Destinasi Wisata dari Jejak Tambang

Danau Koalin Belitung - Foto instagram @syailendra.17--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pulau Belitung selama ini dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia. 

Laut biru jernih dengan hamparan pasir putih, ditambah batu granit raksasa yang khas, menjadikan pulau yang dijuluki Negeri Laskar Pelangi ini sebagai magnet wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Namun, selain panorama bahari, Belitung juga menyimpan cerita lain tentang kekayaan mineral bumi, terutama timah dan kaolin. 

Kedua komoditas tersebut sejak lama menjadi penopang perekonomian masyarakat. Sayangnya, aktivitas pertambangan besar-besaran di masa lalu meninggalkan jejak luka yang sulit dihapus.

BACA JUGA:Rahasia Membuat Tahu Isi Tetap Renyah Meski Sudah Dingin, Cukup Tambahkan Satu Bahan Saja

Salah satu warisan dari aktivitas tambang itulah yang kini dikenal dengan nama Danau Kaolin Belitung. 

Sekilas, danau ini mengingatkan pada pesona Kawah Putih di Ciwidey, Bandung. 

Air berwarna biru berpadu dengan daratan putih seakan menciptakan suasana seperti negeri salju. 

Bedanya, Danau Kaolin tidak terbentuk secara alami, melainkan merupakan bekas galian tambang kaolin yang dibiarkan terbengkalai.

BACA JUGA:Babinsa Pahoman Kawal Sukses Donor Darah di RRI Fest HUT ke-80 RRI

Jejak Tambang yang Menjadi Pesona Baru

Kaolin sendiri adalah jenis mineral tanah liat yang memiliki beragam fungsi. 

Bahan ini lazim digunakan dalam industri keramik, porselin, kosmetik, bahkan makanan dan pasta gigi. 

Ketika tambang kaolin di kawasan Air Raya, Tanjung Pandan, berhenti beroperasi, sisa galian membentuk cekungan besar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: