Tanah Lot: Harmoni Laut, Spiritualitas, dan Pesona Abadi Bali

Tanah Lot: Harmoni Laut, Spiritualitas, dan Pesona Abadi Bali

Tanah Lot, salah satu destinasi wisata di Bali yang kaya akan nilai spiritual / Foto --- Freepik.--

BACA JUGA:Rekomendasi Jenis Baterai Jam Tangan Terbaik yang Awet Dipakai

Di dalamnya terdapat berbagai bangunan pelinggih serta peninggalan megalitik seperti menhir dan fragmen lingga yang menjadi simbol pemujaan kepada Tuhan dan leluhur. 

Pura Tanah Lot termasuk dalam kelompok pura dang kahyangan, yakni pura-pura besar yang dibangun untuk menghormati para guru spiritual yang pernah menyebarkan nilai-nilai keagamaan di Bali.

Keberadaannya sejajar dengan pura-pura besar lain seperti Pura Besakih dan Pura Uluwatu yang juga memiliki keterkaitan sejarah dengan perjalanan rohani Dang Hyang Nirartha. 

Hal ini menunjukkan peran sentral Tanah Lot dalam sistem keagamaan Hindu Bali yang sangat terstruktur dan mendalam.

BACA JUGA:Borobudur: Jejak Keagungan Peradaban Abad ke-9 yang Mendunia

Daya tarik Tanah Lot tidak berhenti pada nilai spiritual dan sejarahnya saja. Panorama alam di sekitarnya pun menjadi magnet bagi para wisatawan. Salah satu momen paling ditunggu adalah saat matahari terbenam. 

Ketika langit mulai memerah dan matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, siluet pura yang berdiri kokoh di atas karang menciptakan pemandangan dramatis yang sulit dilupakan.

Inilah yang menjadikan Tanah Lot sebagai lokasi favorit fotografer profesional maupun wisatawan yang sekadar ingin menikmati keindahan alam. 

Selain pura utama, kawasan ini juga memiliki beberapa pura pendukung, seperti Pura Penataran, Pura Penyawang, dan Pura Pakendungan. 

BACA JUGA:Teluk Hantu: Pesona Alam Lampung di Balik Nama yang Mistis

Keberadaan pura-pura ini menunjukkan bahwa kawasan Tanah Lot bukan hanya satu titik spiritual, melainkan sebuah kompleks religius yang menyatu dengan masyarakat setempat dan kehidupan sehari-hari mereka.

Pura Penyawang, misalnya, digunakan sebagai tempat berdoa ketika air pasang menghalangi akses menuju pura utama. 

Akses menuju Tanah Lot cukup mudah. Dari pusat Kota Tabanan, jaraknya hanya sekitar 13 kilometer. Jika memulai perjalanan dari Kota Denpasar, pengunjung hanya perlu menempuh sekitar 22 kilometer. 

Sedangkan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, perjalanan sejauh 25 kilometer dapat ditempuh dalam waktu 45 menit hingga satu jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: