Tinggihari: Warisan Megalitik Tertua di Sumatra Selatan
Tinggihari pada akhirnya adalah saksi bisu perjalanan panjang manusia di Sumatra Selatan. -Foto Instagram@martinulpan-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Situs Tinggihari merupakan salah satu peninggalan prasejarah paling penting di wilayah Sumatra Selatan.
Berlokasi di Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, kawasan ini menyimpan jejak kehidupan manusia purba yang diperkirakan telah berkembang sejak sekitar 3.000 sebelum Masehi.
Rentang waktu yang sangat tua tersebut menjadikan Tinggihari kerap dipandang sebagai salah satu situs megalitik Melayu tertua yang pernah dikenal di Nusantara.
Keistimewaan Tinggihari terletak pada tinggalan batu besar yang tersebar di lanskap alamnya.
BACA JUGA:Empal Gepuk, Kuliner Khas Sunda dengan Rasa Manis-Gurih yang Melegenda
Batu-batu tersebut tidak hadir secara alami, melainkan merupakan hasil olahan manusia prasejarah yang memiliki pemahaman teknis dan simbolik.
Beberapa batu berdiri tegak, sementara lainnya berbentuk datar atau menyerupai meja batu.
Susunan ini diyakini tidak dibuat secara acak, melainkan mengikuti pola tertentu yang berkaitan dengan sistem kepercayaan masyarakat masa lampau.
Lingkungan alam Tinggihari didominasi perbukitan dan dataran tinggi yang subur. Keadaan geografis ini memungkinkan manusia prasejarah untuk bertahan hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar, seperti air, tanah, dan batu.
BACA JUGA:Pasca Banjir, Polres Lampung Utara Bagi 58 Paket Sembako di Kota Alam
Keberadaan situs megalitik di kawasan ini menunjukkan bahwa wilayah Lahat telah menjadi pusat aktivitas manusia sejak ribuan tahun silam.
Hal ini sekaligus memperkuat posisi Sumatra Selatan sebagai salah satu daerah penting dalam perkembangan kebudayaan prasejarah Indonesia.
Batu-batu megalitik di Tinggihari diyakini memiliki fungsi ritual dan simbolik. Pada masa prasejarah, masyarakat hidup dengan kepercayaan yang erat dengan alam dan roh leluhur.
Batu besar sering dianggap sebagai media penghubung antara dunia manusia dan dunia spiritual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
