Situs Tebingtinggi dan Warisan Megalitik Pagar Alam

Situs Tebingtinggi dan Warisan Megalitik Pagar Alam

Batu "Manusia Menunggang Kerbau" di situs Tebing Tinggi Pagar Alam-Foto Instagram@pagaralamtourism-

BACA JUGA:Resmi 2026, KUR BRI Tawarkan Plafon Rp500 Juta dan Bunga 6 Persen

Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting, karena merekalah yang berada paling dekat dengan situs dan berperan langsung dalam menjaga kelestariannya. 

Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menjadi mitra utama dalam upaya perlindungan warisan budaya.

Di samping fungsi pelestarian, Situs Tebingtinggi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata budaya dan pendidikan. 

Dengan pengelolaan yang tepat, situs ini dapat menjadi sarana pembelajaran sejarah bagi pelajar dan masyarakat umum. 

BACA JUGA:Pengedar Sabu Asal Bandung Dibekuk di Lampung Utara

Pengembangan wisata berbasis budaya juga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, tanpa mengorbankan nilai sejarah yang dimiliki.

Secara keseluruhan, Situs Tebingtinggi merupakan bukti penting keberadaan tradisi megalitik di Pagar Alam. 

Ragam tinggalan batu besar yang ditemukan di situs ini menggambarkan kehidupan masyarakat prasejarah yang telah memiliki kemampuan teknologi, sistem sosial, dan kepercayaan yang berkembang. 

Melalui penelitian dan pelestarian yang berkelanjutan, Situs Tebingtinggi akan terus menjadi sumber pengetahuan berharga tentang masa lalu dan identitas budaya bangsa Indonesia.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: