Tari Andun: Tradisi Tari Khas Bengkulu Selatan yang Sarat Makna
Tari Andun adalah bagian dari identitas kultural masyarakat Bengkulu Selatan. Foto: Instagram@wonderfulbengkulu--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Indonesia memiliki keragaman budaya yang sangat kaya, dan setiap daerah menyimpan tradisi unik yang menjadi ciri khas masyarakatnya.
Di Kabupaten Bengkulu Selatan, salah satu kekayaan budaya yang masih dilestarikan hingga kini adalah Tari Andun, sebuah tarian tradisional yang berasal dari masyarakat suku Serawai.
Tarian ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna sosial dan nilai-nilai budaya yang tinggi, menjadikannya bagian penting dari identitas masyarakat Bengkulu Selatan.
Tari Andun awalnya tumbuh dari tradisi masyarakat agraris. Tarian ini dipertunjukkan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.
BACA JUGA:4 Adat Istiadat Khas Riau yang Wajib Dilestarikan Sampai Saat ini
Dalam perayaan panen raya, warga berkumpul, dan Tari Andun menjadi sarana hiburan sekaligus simbol kegembiraan bersama.
Seiring dengan perkembangan zaman, fungsi Tari Andun semakin meluas.
Kini, tarian ini tidak hanya ditampilkan dalam pesta panen, tetapi juga dalam upacara pernikahan, penyambutan tamu kehormatan, perayaan hari besar daerah, hingga acara-acara kebudayaan tingkat provinsi.
Kehadiran tarian ini di berbagai kesempatan menjadikannya sebagai salah satu bentuk ekspresi budaya yang hidup dan berkembang.
BACA JUGA:Kain Tenun Bumpak Seluma adalah: Warisan Budaya yang Perlu Dijaga dan Dilestarikan
Tari Andun dikenal dengan gerakan yang ritmis, sederhana, namun penuh makna. Dalam pementasannya, tarian ini dibawakan oleh pasangan penari pria dan wanita.
Biasanya, jumlah penari tidak dibatasi secara ketat, tetapi sering kali terdiri dari tiga pasang penari.
Gerakan dalam Tari Andun terdiri dari tiga bagian utama. Gerakan pertama menggambarkan sikap terbuka dan penuh semangat. Gerakan kedua menunjukkan kehati-hatian dan kesopanan.
Sedangkan gerakan ketiga menampilkan keindahan gerak dengan penggunaan kain panjang atau selendang, yang menjadi elemen khas dari tarian ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




