Produksi Petani Sedikit, Harga Tomat di Lampung Barat Melejit

Produksi Petani Sedikit, Harga Tomat di Lampung Barat Melejit

Harga tomat melambung di awal tahun 2024-Ilustrasi Freepik.com@ASphotofamily-

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Petani hortikultura di Kabupaten Lampung Barat kini bisa tersenyum sumringah ditengah melambungnya harga sejumlah komoditas sayur-sayuran di pasaran.

Tingginya harga komoditi sayuran itu diantaranya tomat yang menyentuh di harga Rp 15.000/kg. 

Selain tomat, harga jual yang tinggi juga disusul oleh sayuran jenis kol yang mencapai Rp 8.000/Kg.

“Harga sayuran sedang baik. Sudah seminggu ini harganya stabil di angka Rp 15.000/kg di agen. Selain harga yang tinggi, barangnya juga susah karena tidak banyak petani yang menanam tomat pada masa panen kali ini,” ucap Parji petani di wilayah Sebelat, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau.

BACA JUGA:Susun Rencana Pembangunan Tahun 2025, Batu Ketulis Awali Musrenbang Pekon di Atar Bawang

BACA JUGA:Penandatanganan Pakta Integritas, M. Yusuf Berpesan Segera Bergerak untuk Percepatan Kinerja

Menurutnya, awal tahun 2024 membawa keberkahan tersendiri bagi petani, karena di tahun 2023 lalu para petani beberapa kali diuji oleh kerugian akibat musim kemarau atau dampak dari fenomena El-Nino yang mengakibatkan tanaman rusak dan gagal panen.

“Jadi ini menjadi momentum untuk kami memulihkan modal, karena kondisi kemarau tahun lalu membuat banyak petani menjerit karena gagal panen dan merugi akibat kemarau yang berkepanjangan,” ungkapnya.

Sementara, Frenki salah satu agen pengepul menjelaskan, naiknya harga tomat dipengaruhi beberapa faktor, selain masih dalam suasana tahun baru, juga karena sedikitnya petani menanam tomat.

"Biasanya begitu, kalau hari-hari besar seperti tahun harganya naik. Ditambah pasokan sedikit karena tidak banyak petani yang menanam tomat, sementara permintaan tinggi," akunya.

BACA JUGA:Musrenbang Pekon Muara Jaya I, Camat Kebun Tebu Ajak Tingkatkan Sinergitas Cegah Stunting

BACA JUGA:Laporkan Dana Awal Kampanye, Gerindra Terbesar, PDI Perjuangan Nihil

Yuniarti salah satu ibu rumah tangga mengatakan, dirinya terkejut saat membeli tomat, pasalnya biasanya harga tomat tidak terlalu mahal namun saat ini dirinya membeli dengan harga Rp 20.000/kg di pasar.

"Sudah sekitar seminggu ini, awalnya kaget juga kok tiba-tiba sudah seharga Rp 20.000 di pasar. Biasanya tidak sampai segitu," kata dia.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: