Soal Penanganan Jalan Kota Besi-Sukabumi dan Kembahang-Sukabumi, Robert: Sebelum Sirtu Ada Telpot dan Galian

Soal Penanganan Jalan Kota Besi-Sukabumi dan Kembahang-Sukabumi, Robert: Sebelum Sirtu Ada Telpot dan Galian

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Penanganan ruas jalan Kota Besi-Sukabumi dan Kembahang-Sukabumi Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat, terbagi dalam dua kegiatan bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Barat tahun anggaran 2023 dan satu kegiatan tambahan bersumber Dana Insentif Fiskal (DIF).

Untuk diketahui, untuk penanganan ruas jalan Kembahang-Sukabumi sebesar Rp 144 juta dengan rekanan CV. Mutiara Serdang,  penanganan ruas jalan Kota Besi - Sukabumi sebesar Rp 144 juta dengan rekanan CV. Prakarsa Ukra dan tambahan bersumber DIF untuk ruas jalan Kota Besi -Sukabumi sebesar Rp 89 juta dengan rekanan CV. Denita Putri.

Saat dikonfirmasi, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lampung Barat Robert Putra, ST, MT., membantah jika penanganan yang dilakukan hanya berupa penyiraman pasir dan batu (Sirtu).

Menurut Robert, ada tahapan pengerjaan lainnya yang dilakukan oleh pihak rekanan, sebelum pekerjaan diakhiri dengan penyiraman Sirtu.

BACA JUGA:Dandim 0422 Resmi Berganti, Pengganti Letkol Anthon Wibowo Ternyata Mantan Danyon Raider 415/Sy

Robert merincikan, untuk ruas jalan Kota Besi-Sukabumi dengan rekanan Prakarsa Ukra dengan anggaran Rp 124 juta pengerjaan berupa telpot sebanyak 61,21 kubik, Sirtu 40,33 meter kubik serta galian 27,5 kubik.

Kemudian untuk ruas jalan Kembahang-Sukabumi dengan anggaran Rp 144 juta, penanganan berupa telpot 72,6 kubik, sirtu 47,2 meter kubik dan galian 52 kubik berupa galian biasa dan galian aspal. 

Terakhir untuk pekerjaan tambahan pada ruas jalan Kota Besi-Sukabumi sebesar Rp 89 juta, berupa telpot 48,2 kubik, sirtu 30,7 kubik, galian aspal 10,28 meter.

"Sehingga bukan Sirtu itu saja penangananya, justru ada pekerjaan yang lebih penting yakni telpot dan galian, dimana dilakukan penggalian dan pemasangan batu belah pada titik yang ditangani, untuk Sirtu itu hanya penguncinya saja," ungkap Robert.

BACA JUGA:Buruan Klaim! Giveaway Edisi 4 Desember 2023, Dapatkan Uang Tunai Tanpa Syarat Apapun

Penanganan ini, kata dia, bertujuan dalam upaya penguatan pondasi badan jalan, hal ini penting dilakukan sebelum pengaspalan ulang dilakukan.

"Seyogyanya memang, setelah dilakukan penguatan pondasi badan jalan dilanjutkan dengan pengaspalan ulang, namun karena anggarannya minim, maka penanganan dilakukan bertahap," kata dia.

Menurut Robert, kedua ruas jalan tersebut menjadi perhatian pihaknya untuk ditangani, dengan harapan kedepan kedua ruas jalan tersebut bisa lebih nyaman untuk dilintasi masyarakat.

"Walaupun sebenarnya kedua ruas jalan itu hanya jalan alternatif, tetapi ini tetap menjadi perhatian kami untuk ditangani, karena menjadi akses masyarakat, namun karena terbatasnya anggaran maka penanganan dilakukan bertahap," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: