Pemkab Pesisir Barat Berikan Perhatian Serius Pada Masalah Stunting

Pemkab Pesisir Barat Berikan Perhatian Serius Pada Masalah Stunting

--

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), hingga kini terus berkomitmen dalam penanganan dan pencegahan stunting di kabupaten setempat, seperti yang disampaikan Bupati Pesbar Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H, M.H., saat menghadiri Aksi Bergizi di sekolah bertempat di SMPN 2 Krui, Kamis (16 November 2023).

“Seperti kita ketahui bersama, Kabupaten Pesisir Barat ini masih terus memberikan perhatian serius terhadap masalah stunting ini. Namun, tidak hanya difokuskan pada anak stunting, tapi juga pada anak yang berpotensi stunting,” ungkap Agus Istiqlal.

Dijelaskannya, Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kemiskinan dan pola asuh tidak tepat yang mengakibatkan kemampuan kognitif tidak berkembang maksimal, mudah sakit dan berdaya saing rendah, sehingga bisa terjebak dalam kemiskinan.

“Kunci pencegahan stunting dan penanganan stunting dimulai dengan menjangkau kelompok sasaran, yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita, baik melalui intervensi gizi spesifik maupun intervensi gizi sensitif perlu terus kita upayakan,” jelasnya.

BACA JUGA:Ratusan Peserta PPPK Lampung Barat Akan Ikut Seleksi Kompetensi, Ini Lokasinya

Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan semua pihak yang berkaitan dan berkomitmen menangani stunting. 

Stunting bukan masalah sektor kesehatan namun juga terkait akses pangan, layanan kesehatan, akses air dan sanitasi serta pola pengasuhan.

“Semua pihak harus terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting di kabupaten ini, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal dan kasus stunting bisa terus berkurang,” terangnya.

Ditambahkannya, remaja merupakan kelompok potensial yang dapat dilibatkan dalam program pencegahan stunting. 

BACA JUGA:Sejumlah Pekon di Way Tenong Kembali Salurkan Bantuan Beras CPP

Karena itu, perlu ada upaya agar penanganan dan pencegahan stunting bisa berjalan secara efektif dan penurunannya dapat terwujud, dengan melibatkan remaja dalam suatu wadah.

“Peran serta remaja dalam pencegahan stunting sangat dibutuhkan, karena mereka merupakan generasi masa depan, dari mereka juga nantinya pencegahan stunting bisa dilakukan,” pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: