BPS Mencatat, Agustus 2023 Terjadi Deflasi Sebesar 0,02 Persen

BPS Mencatat, Agustus 2023 Terjadi Deflasi Sebesar 0,02 Persen

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Mengacu pada laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Dimana mempunyai status sebuah Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), dipimpin oleh seorang Kepala Badan. BMKG.

Disamping itu mempunyai serta melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. di mana curah hujan sepanjang Agustus 2023 masih berkategori rendah.

Kondisi cuaca tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan komoditas pangan yang juga berdampak pada perubahan harga di tingkat konsumen di kalangan masyarakat.

BACA JUGA:Transformasi Layanan ke Pelanggan Membawa PLN Cetak Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah

Berdasarkan Informasi yang beredar, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Agustus 2023 terjadi fenomena penurunan harga yang ada di dalam sebuah negara, sebesar 0,02% dari bulan ke bulan, atau terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK).

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik (BPS) Distribusi dan Jasa , Pudji Ismartini, mengatakan pada Agustus 2023 terjadi deflasi sebesar 0,02% secara bulan ke bulan atau terjadi penurunan indeks harga para pembeli dari 115,24 pada Juli 2023 menjadi 115,22 saat Agustus 2023. Secara year on year terjadi inflasi sebesar 3,27% atau secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 1,43%.

Ia menyebutkan, sebelumnya di awal pemerintah kembali melakukan penyesuaian harga BBM khususnya yang non subsidi seperti Pertamax turbo, dexlite dan Pertamina dex.

"Pertamina juga melakukan penyesuaian harga elpiji non PSO di tingkat agen. Hal ini berdasarkan tren penurunan harga minyak dunia. Tercatat panen raya serentak di sejumlah kabupaten kota sentra produksi bawang merah," Kata dia di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (1/9/2023).

BACA JUGA:Menjaga Ketahanan Pasar Modal dan Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Pihaknya menambahkan, Deflasi Agustus 2023 ini sejalan dengan kondisi tahun lalu yaitu Agustus 2022 dengan tingkat deflasi lebih rendah yakni 0,21%.

Penyumbang deflasi bulanan terbesar pada Agustus 2023 adalah kelompok makanan minuman dan tembakau dengan deflasi 0,25% dan andil deflasi 0,07%.

Komoditas yang menyumbang deflasi secara bulanan terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil deflasi 0,07%, bawang merah dengan andil deflasi 0,05%, telur ayam ras dengan andil deflasi 0,02%, ada juga beberapa komoditas lain dengan andil deflasi 0,01% seperti ikan segar, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara dan kacang panjang.

BACA JUGA:Lempar Batu Antara Mahasiswa Papua dan Ormas Bela NKRI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: