Baru Tahu, Ternyata Begini Asal Usul serta Sejarah Pringsewu Lampung, Hutan Bambu dan Kolonisasi

Baru Tahu, Ternyata Begini Asal Usul serta Sejarah Pringsewu Lampung, Hutan Bambu dan Kolonisasi

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Riwayat Kabupaten Pringsewu yang memiliki sejarah panjang. Adapun ibu kotanya sendiri adalah Kecamatan Pringsewu.

Pringsewu sendiri merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Lampung. Yang termasuk di antaranya adalah terkait asal muasal penamaannya sendiri.

Sejarah serta asal muasal penamaan Pringsewu Lampung, yang awal mulanya wilayah ini berdiri dengan sebuah perkampungan yang bernama Margakaya pada tahun 1738.

Yang mana pada saat itu kawasan tersebut ditempati oleh masyarakat asli Lampung Pubian yang menepati di aliran Sungai (Way) Tebu. 

BACA JUGA:3 Siswa SMP di Pringsewu Wakili Indonesia pada World Scout Jamboree di Korea Selatan

Wilayah Pringsewu mengalami beberapa perubahan seiring dengan waktu. Masuk pada tahun 1925, terbentuk desa yang diberi nama Pringsewu. 

Menurut cerita, hal tersebut didahului dengan adanya program kolonisasi oleh pemerintah Hindia Belanda.

Dengan bertepatan datang juga sekelompok warga dari pulau jawa serta kolonis Desa Bagelen, Gedong tataan membuka pemukiman baru.

 Dimana dalam hal ini, mereka membabat hutan bambu yang cukup lebat serta lebar yang ada di Margakaya.

BACA JUGA:Gelar Peringatan Tahun Baru Islam, PDIP Pringsewu Bermunajat Menangkan Pemilu 2024

Dengan kondisi yang banyak tumbuh pohon bambu, masyarakat desa setempat memberi nama "Pringsewu" Yang mana penamaan ini berasal dari bahasa jawa "Pring" Yang berarti bambu, sedangkan untuk 'sewu' berarti seribu.

Yang mana Pringsewu sendiri memiliki arti 'Bambu Seribu' yang diartikan wilayah tersebut banyak tumbuh pohon bambu.

Seiring dengan berjalannya waktu, berdirinya pemerintahan Kewedanaan Tataan serta berkedudukan di pendopo Pringsewu pada sekitar tahun 1936. 

Pada saat itu, mereka yang dipimpin oleh seorang Wedana dari masa ke masa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: