Pesisir Barat Catatkan Rekor MURI dan Rekor Dunia Businjang

Pesisir Barat Catatkan Rekor MURI dan Rekor Dunia Businjang

--

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), berhasil mencatatkan rekor baru.

Tidak hanya tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), melainkan tercatat juga dalam Rekor Dunia setelah berhasil mencatatkan jumlah pemakaian sinjang atau sarung terbanyak sebanyak 2.050 orang pada Karnaval Businjang di halaman komplek perkantoran Pemkab Pesbar pada Selasa 20 Juni 2023. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Agus Istiqlal mengucapkan, terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesbar yang telah terlibat langsung dalam pencatatan rekor MURI dan rekor dunia Businjang tahun 2023.

"Terima kasih atas antusias masyarakat, pencatatan rekor MURI dan rekor dunia hari ini tidak akan terlaksana tanpa peran serta masyarakat, apalagi jumlah yang hadir menggunakan sinjang melebihi target peserta yang telah di tetapkan," kata dia.

BACA JUGA:Peringati Hari Bhayangkara ke-77, Polres Lampung Barat Bagikan Paket Sembako

Lanjutnya, Kabupaten Pesbar telah memiliki kantor baru sebagai pusat pemerintahan, yang menjadi kebanggan dengan adanya kantor baru Pemkab Pesbar juga berhasil meraih rekor baru dalam gelaran Krui Fair 2023.

"Hari inu kita memiliki kantor baru dan rekor baru, semoga raihan ini lebih memotivasi kita untuk terus berbenah dan berbuat yang terbaik untuk kabupaten Pesbar kedepannya," jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM yang terlibat langsung dalam gelaran Krui Fair tahun 2023, dirinya mendoakan agar pelaku UMKM menjadi kaya raya.

"Semoga produk UMKM laris manis dan menjadi kaya raya, saya mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM Kabupaten Pesbar sehingga memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM," terangnya.

BACA JUGA:Pemkab Lampung Barat Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Rehabilitasi Puskesmas

Sementara itu, Ketua Dekranasda Pesbar Septi Istiqlal., menyampaikan Karnaval Krui Businjang merupakan salah satu upaya dari Pemkab Pesbar untuk mengangkat kembali tradisi menggunakan sinjang atau sarung dalam kegiatan sehari-hari. 

"Penggunaan sinjang merupakan salah satu budaya masyarakat Pesbar, terutama dalam menghadiri kegiatan yang dilaksanakan ditengah-tengah masyarakat," ungkapnya. 

Dalam kesempatan itu juga, dirinya meminta masyarakat Pesbar agar selalu melestarikan budaya yang ada, salah satunya dengan menggunakan sinjang dalam kegiatan adat dan budaya. 

"Mari kita lestarikan adat dan budaya businjang inj, sehingga semakin lestari dan dilanjutkan oleh anak cucu kita di kemudian hari, apalagi penggunaan sinjang masih banyak digunakan oleh masyarakat hingga saat ini terutama dalam kegiatan adat," pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: