Dinas Sosial Lambar Pastikan Buffer Stock Masih Aman

Dinas Sosial Lambar Pastikan Buffer Stock Masih Aman

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Lambar Ferri Istanto--

LAMBAR, MEDIALMAPUNG.CO.ID - Dari jumlah Buffer Stock sebanyak 100 paket bersumber dari APBD Lampung Barat tahun 2023, hingga kini masih tersisa sekitar 30 paket lagi.

“Untuk Buffer Stok masih aman. Dari 100 paket yang disediakan kini stoknya tinggal 30-an paket lagi,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Ferri Istanto mendampingi Kepala Dinas Sosial Jaimin, S.I.P, Rabu (29/3/2023)

BACA JUGA:Puasa Tak Halangi Warga Mabar Jaya Lakukan Pemeliharaan Badan Jalan

Ia menjelaskan, jika Buffer Stock untuk bencana alam, non alam maupun bencana sosial tersebut nanti habis maka pihaknya akan kembali mengajukan penambahan pada APBD Perubahan 2023. 

“Dari awal tahun 2023 banyak terjadi bencana sehingga kita memberikan bantuan kepada korban bencana,” imbuhnya.

BACA JUGA:Kapolsek Balikbukit Pimpin Gotong Royong Tambal Sulam Jalan Wayrobok

Lanjut dia, untuk Buffer Stock dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sejauh ini pihaknya belum menerima, jadi masih menunggu. 

“Kita berharap ada bantuan Buffer Stock baik dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata dia.

BACA JUGA:Jadikan NU Sebagai Ladang untuk Beribadah Bukan untuk Mencari Harta!

Kata dia, setiap tahun pemerintah daerah menyiapkan Buffer Stock. Tujuan penyediaan Buffer Stock ini agar ketika terjadi bencana alam, non alam maupun bencana sosial, pemerintah daerah tidak terlambat dalam pemberian bantuan kepada korban bencana.

“Jadi pemerintah daerah memberikan bantuan kepada masyarakat dalam rangka membantu dan meringankan beban mereka,” kata dia

BACA JUGA:Pembayaran THR Pekerja Tidak Boleh Dicicil, Ini Aturannya

Pihaknya menghimbau masyarakat Lambar untuk selalu waspada, sebab Kabupaten Lambar rawan terjadi bencana khususnya untuk banjir dan tanah longsor. 

“Kita berharap masyarakat Lambar untuk berhati-hati dan waspada, hal ini untuk antisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” pungkas dia.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: