VinFast VF3: Mobil Listrik 150 Jutaan Pesaing Wuling Air EV

VinFast VF3: Mobil Listrik 150 Jutaan Pesaing Wuling Air EV

VinFast VF3 menawarkan desain SUV kotak yang gagah dengan harga sangat terjangkau--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Akhirnya ada angin segar buat kalian yang pengen beralih ke mobil listrik tapi dompet masih "teriak". VinFast VF3 resmi menampakkan diri dengan harga estimasi cuma Rp150 jutaan!

Kalau biasanya mobil listrik murah identik dengan desain imut-imut kayak Wuling Air EV, VinFast VF3 ini beda jalur. Dia datang dengan tampang "laki" banget, kotak-kotak ala SUV off-road mini.

Tapi, di balik harganya yang miring dan tampangnya yang gahar, ada satu fakta unik soal sistem pengecasannya yang wajib kalian tahu sebelum beli. Penasaran? Yuk, kita bedah!

BACA JUGA:Buruan Klaim Link DANA Kaget 18 Februari 2026, Bisa Tanpa Akun Premium

Desain: "Baby SUV" yang Gagah

Kesan pertama lihat VF3, mobil ini nggak kelihatan kayak mainan. Desainnya boxy dan tangguh, mirip Suzuki Jimny versi sachet.

Pakai velg 16 inci yang tergolong besar untuk ukurannya, plus ground clearance 175mm, mobil ini siap diajak melibas jalanan Indonesia yang nggak selalu mulus.

Meskipun cuma punya dua pintu, kabinnya diklaim muat untuk 4 orang. Walau ya, buat penumpang belakang yang tingginya di atas 170cm, mungkin harus agak sabar karena ruangnya terbatas.

BACA JUGA:Sinergi Pemprov Lampung dan TNI-Polri Diperkuat Lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah

Fakta Unik: Sistem Charging yang Beda

Nah, ini poin pentingnya (sesuai yang dibahas di menit ke-28 video Carmudi). VinFast VF3 punya mekanisme charging yang nggak umum.

Mobil ini tidak memiliki Onboard Charger (OBC) untuk AC charging. Artinya, kalian nggak bisa colok ke SPKLU AC biasa atau wallbox AC di rumah secara langsung pakai kabel Type 2 standar.

Port di mobilnya cuma support DC Charging (CCS2). Terus kalau mau ngecas di rumah gimana? Tenang, VinFast ngasih portable charger khusus.

Uniknya, portable charger bawaannya ini sebenernya adalah mesin DC charger mini! Jadi, dia mengubah arus AC rumah jadi DC langsung buat masuk ke baterai. Agak ribet? Mungkin, tapi ini solusi cerdas buat mangkas harga produksi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: