Panduan Memilih Susu Formula Terbaik Agar Bayi Tumbuh Sehat dan Optimal

Panduan Memilih Susu Formula Terbaik Agar Bayi Tumbuh Sehat dan Optimal

Memilih susu formula yang bagus untuk bayi bukan tentang merek yang paling mahal, melainkan tentang kesesuaian dengan kebutuhan si kecil. -Foto Freepik.com-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Susu formula sering menjadi pilihan ketika pemberian ASI tidak dapat dilakukan secara penuh, baik karena kendala medis, produksi ASI yang terbatas, maupun kondisi tertentu lainnya.

Pemilihan susu formula untuk bayi tidak boleh dilakukan sembarangan. Setiap produk memiliki komposisi berbeda, sementara kebutuhan nutrisi bayi juga bersifat unik sesuai usia dan kondisi kesehatannya.

Pada masa awal kehidupan, pertumbuhan bayi berlangsung sangat cepat, baik dari sisi fisik maupun perkembangan otak. Dalam satu tahun pertama, berat badan dapat meningkat hingga tiga kali lipat dari berat lahir.

Sistem imun masih berkembang, saluran cerna cenderung sensitif, dan otak berada dalam fase pembentukan jaringan saraf yang pesat. Oleh karena itu, asupan nutrisi dari susu formula harus diperhatikan secara cermat agar mendukung tumbuh kembang secara optimal.

BACA JUGA:Harga 2 Jutaan, TECNO Megapad SE Tawarkan Layar 11 Inci 90Hz dan Dolby Atmos

Mengenal Jenis-Jenis Susu Formula untuk Bayi

Susu formula dirancang untuk mendekati komposisi nutrisi ASI meskipun tidak dapat menyamainya sepenuhnya. Berdasarkan bahan dan proses pembuatannya, terdapat beberapa jenis susu formula yang umum tersedia di pasaran.

Susu formula berbasis protein susu sapi merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Protein susu sapi telah melalui proses pengolahan agar lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Produk ini umumnya cocok untuk bayi sehat yang tidak memiliki riwayat alergi terhadap protein susu sapi.

Susu formula hidrolisat menggunakan protein yang telah dipecah menjadi molekul lebih kecil. Proses ini bertujuan mempermudah penyerapan dan mengurangi risiko alergi.

BACA JUGA:60 Kode Redeem FF Edisi 27 Februari 2026: Sikat Hadiah Premium dan Diamond Gratis Jelang Weekend!

Jenis ini sering direkomendasikan untuk bayi dengan gangguan pencernaan tertentu atau risiko alergi terhadap protein susu sapi.

Susu formula berbasis kedelai menggunakan protein nabati sebagai alternatif dan tidak mengandung laktosa. Produk ini dapat dipertimbangkan untuk bayi dengan intoleransi laktosa, namun penggunaannya tetap memerlukan pengawasan tenaga medis agar sesuai dengan kebutuhan bayi.

Susu formula khusus medis diformulasikan untuk kondisi tertentu seperti bayi prematur, berat badan lahir rendah, refluks lambung berat, atau gangguan metabolisme.

Penggunaan jenis ini hanya boleh dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter karena komposisinya disesuaikan dengan kebutuhan medis khusus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: